Menko Pangan Zulhas Resmikan Pasar Purwodadi Bengkulu Utara Pasca Revitalisasi

Penulis: Rahmat Efendi  •  Senin, 04 Mei 2026 | 16:00:12 WIB

BENGKULU UTARA — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan didampingi Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata meresmikan operasional Pasar Purwodadi Arga Makmur. Peresmian yang berlangsung di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu ini menandai babak baru pemulihan ekonomi di wilayah tersebut.

Pasar Purwodadi kini hadir dengan wajah baru yang lebih tertata. Pembangunan kembali pasar ini merupakan respons cepat pemerintah pusat atas usulan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara kepada Kementerian PUPR dan Kementerian Perdagangan RI. Langkah ini diambil setelah pasar tradisional terbesar di Arga Makmur itu luluh lantak akibat kebakaran hebat tiga tahun lalu.

Transformasi Pasar Purwodadi Menjadi Pusat Perdagangan Modern

Revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya menciptakan pusat perdagangan yang mampu meningkatkan efisiensi distribusi pangan. Pemerintah berharap infrastruktur yang modern dapat memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Arga Makmur dan sekitarnya.

Zulkifli Hasan menekankan pentingnya ketersediaan fasilitas yang layak bagi pelaku usaha kecil. Menurutnya, pasar yang nyaman merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di tingkat daerah.

"Semoga saja dengan telah diresmikannya pasar modern ini, dapat memberikan rasa nyaman bagi masyarakat BU, terkhusus baik itu pedagang maupun pembeli di pasar ini dengan fasilitas yang sudah dibangun menggunakan anggaran negara ini," ungkap Zulkifli Hasan saat peresmian.

Fokus Kenyamanan Pedagang dan Stabilitas Ekonomi Daerah

Kehadiran pasar yang representatif diharapkan mampu menjawab tantangan logistik pangan di Bengkulu Utara. Dengan fasilitas yang lebih lengkap, distribusi barang dari petani ke konsumen diharapkan menjadi lebih lancar dan terintegrasi.

Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, menyatakan bahwa peresmian ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat. Proses pembangunan yang memakan waktu lebih dari satu tahun kini siap dinikmati oleh para pedagang yang sebelumnya terdampak musibah.

"Saya minta kepala Dinas Perdagangan untuk mendata menginventarisir, sehingga ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah kedepan. Kekurangan disana-sini akan kita optimalkan lagi dimasa-masa yang akan datang," kata Arie Septia Adinata.

Langkah Pendataan Pedagang dan Optimalisasi Fasilitas

Pemerintah daerah kini fokus pada tahap transisi pemanfaatan gedung pasar. Dinas Perdagangan setempat diinstruksikan segera melakukan pendataan valid terhadap pedagang yang akan menempati lapak. Hal ini dilakukan untuk memastikan distribusi tempat usaha berjalan adil dan tepat sasaran.

Infrastruktur pendukung di sekitar pasar juga terus dilengkapi. Pemkab Bengkulu Utara berkomitmen melakukan evaluasi berkala terhadap penggunaan fasilitas pasar agar tetap dalam kondisi prima bagi aktivitas jual beli harian.

"Alhamdulillah infrastruktur pendukung juga sudah kita lengkapi tinggal lagi jika ada kekurangan didalamnya akan kita optimalkan," pungkas Arie.

Reporter: Rahmat Efendi
Back to top