IHSG Dibuka Hijau ke 6.068, Analis Pasang Target Resistance hingga 6.254

Penulis: Syahrul Karim  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 10:21:01 WIB
IHSG dibuka di level 6.056 pada perdagangan pagi ini, dengan 270 saham tercatat menguat.

BENGKULU — Berdasarkan data RTI Business pukul 09.05 WIB, IHSG dibuka di level 6.056 dan sempat bergerak pada rentang 6.052 hingga 6.071. Sebanyak 270 saham tercatat menguat, sementara 166 saham melemah dan 233 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 2,087 miliar saham dengan nilai transaksi Rp701,208 miliar dan frekuensi 183.408 kali.

Target Resistance IHSG: 6.137 hingga 6.254

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyatakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada hari ini. Ia memasang area resistance terdekat di kisaran 6.137 hingga 6.254.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.137-6.254, sementara area koreksi terdekat berada di kisaran 5.974-6.020," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan level support harian IHSG berada di 5.839 dan 5.607, dengan resistance di 6.286 dan 6.599. Artinya, jika indeks gagal menembus level 6.137, potensi koreksi jangka pendek bisa terjadi.

Level Kritis 5.974 Jadi Penentu Arah Selanjutnya

Senada dengan MNC Sekuritas, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat IHSG masih bisa menguat selama mampu bertahan di atas level 5.974. Level ini menjadi support kunci yang menentukan arah indeks ke depan.

"Jika IHSG tetap bergerak di atas 5.974, indeks berpotensi menguji resistance Fibonacci di level 6.264. Namun jika turun di bawah level tersebut, IHSG berisiko menguji support 5.887," jelas Ivan.

Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 5.887, 5.739, 5.607, dan 5.472. Adapun resistance harian dipasang di 6.083, 6.256, 6.545, dan 6.835. Rentang pergerakan yang cukup lebar ini mengindikasikan volatilitas masih tinggi dalam jangka pendek.

Saham Penggerak dan Sentimen Pasar

Data pembukaan menunjukkan mayoritas saham berada di zona hijau, menandakan optimisme investor masih terjaga. Namun, volume transaksi yang belum terlalu besar mengindikasikan partisipasi pasar masih wait and see.

Belum ada katalis domestik signifikan yang mendorong penguatan pagi ini. Pergerakan IHSG lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen regional dan ekspektasi pelaku pasar terhadap data ekonomi global yang akan dirilis dalam waktu dekat.

Investasi mengandung risiko. Pergerakan indeks bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar dan sentimen yang berkembang.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top