BENGKULU — Andi Saputra turun langsung ke lapangan untuk mengecek progres pengerjaan drainase yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bengkulu. Proyek ini dikerjakan oleh CV. Ramanda Jaya dengan pengawasan dari PT. Cipta Wahana Konsultan, dan ditargetkan rampung dalam 90 hari kalender, terhitung sejak 15 Juni 2026 hingga 12 September 2026.
Dalam kunjungannya, Andi Saputra tidak hanya sekadar melihat-lihat. Ia mengecek kesesuaian pelaksanaan di lapangan dengan gambar teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan. "Kami ingin memastikan uang rakyat kembali ke rakyat dalam bentuk infrastruktur yang berkualitas," ujarnya di sela-sela peninjauan.
Ia juga memotivasi para pekerja agar menyelesaikan proyek tepat waktu dengan hasil terbaik. Menurutnya, kualitas pengerjaan menjadi prioritas utama untuk mengantisipasi genangan air yang kerap melanda kawasan permukiman warga.
Selain soal teknis, Andi Saputra juga menyoroti aspek estetika. Ia mendorong warga sekitar untuk mendukung penuh program pembangunan Pemerintah Kota Bengkulu. "Kalau ada bangunan lama yang menghalangi, kita akan bongkar dan dirapikan biar simetris, estetik, serta enak dipandang," kata Andi.
Dengan pengawasan ketat ini, diharapkan proyek rehabilitasi drainase tidak hanya menyelesaikan masalah banjir, tetapi juga memperindah tata kota. Warga pun diimbau untuk berpartisipasi aktif menjaga infrastruktur yang telah dibangun.
Proyek yang berlokasi di Gang Meranti RT 17 ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Bengkulu dalam meningkatkan sistem drainase perkotaan. Dengan masa pengerjaan selama tiga bulan, target utamanya adalah mengurangi risiko genangan air di musim hujan dan menciptakan lingkungan yang lebih tertata.