Polda Bengkulu Rangkul Komunitas Motor Tekan Balap Liar, Dirbinmas Minta Anggota Jangan Pakai Knalpot Brong

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Minggu, 13 September 2026 | 10:46:02 WIB
Dirbinmas Polda Bengkulu Kombes Pol Rudi Hartono memberikan arahan dalam kegiatan Sinergitas Polri dan Komunitas Motor di Bengkulu.

BENGKULU — Direktorat Binmas Polda Bengkulu mengumpulkan sejumlah komunitas motor dalam kegiatan bertema Sinergitas Polri dan Komunitas Motor dalam Mendukung Pemeliharaan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif di Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini digelar sebagai upaya menekan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di jalan raya, terutama balap liar dan konvoi yang meresahkan warga.

Pendekatan yang dipakai bukan penindakan, melainkan pembinaan lewat pola Komunitas Masyarakat (Kommas). Polri menempatkan diri sebagai mitra komunitas, bukan semata penegak hukum.

Dirbinmas Sebut Komunitas Motor Bisa Jadi Agen Perubahan

Dirbinmas Polda Bengkulu Kombes Pol Rudi Hartono menyatakan kegiatan Kommas ini merupakan strategi pembinaan masyarakat lewat pendekatan preemtif dan humanis. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat.

"Hari ini kita kumpul bukan dalam rangka penindakan, tapi dalam rangka membangun kemitraan. Komunitas motor memiliki peran besar di tengah masyarakat. Dengan jumlah dan solidaritas yang kuat, komunitas bisa menjadi agen perubahan yang positif," ujar Dirbinmas.

Ia menilai solidaritas komunitas motor bisa diarahkan ke hal-hal produktif. Jumlah anggota yang besar dinilai menjadi modal sosial untuk membantu program pemerintah dan Polri di lapangan.

Tiga Poin Pembinaan: Komunikasi, Kegiatan Positif, dan Keteladanan di Jalan

Dalam pembinaan tersebut, Kombes Pol Rudi Hartono menekankan tiga poin utama. Pertama, membangun komunikasi dan koordinasi efektif antara Polri dan komunitas motor.

Komunikasi dua arah dinilai penting untuk mengantisipasi sejak dini potensi gangguan kamtibmas, seperti balap liar, konvoi yang mengganggu ketertiban, maupun aksi yang meresahkan masyarakat.

Kedua, mendorong kegiatan komunitas yang positif dan produktif. Keberadaan komunitas motor diharapkan tidak hanya untuk hobi dan touring, tetapi juga bisa mengisi kegiatan sosial, bakti masyarakat, kampanye keselamatan, hingga membantu program pemerintah dan Polri di lapangan.

Ketiga, keteladanan di jalan raya. Dirbinmas meminta anggota komunitas memberi contoh dalam berlalu lintas.

"Saya minta teman-teman komunitas menjadi contoh di jalan. Pakai helm SNI, patuhi rambu, jangan knalpot brong, dan jangan arogan di jalan," kata Dirbinmas.

Dirlantas Ingatkan Tertib Berlalu Lintas untuk Tekan Kecelakaan

Dirlantas Polda Bengkulu Kombes Pol M. Hasan turut memberikan materi soal pentingnya tertib berlalu lintas. Ia mengajak komunitas motor bersama-sama menekan angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Bengkulu melalui kampanye dan keteladanan di jalan raya.

Ajakan itu menyasar perilaku harian anggota komunitas, dari cara berkendara hingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Komunitas dinilai punya jangkauan luas untuk menyebarkan pesan keselamatan.

Kolaborasi Diharapkan Berlanjut

Di akhir kegiatan, Ditbinmas Polda Bengkulu berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut secara berkelanjutan. Dengan sinergi antara Polri, komunitas motor, dan masyarakat, diharapkan Provinsi Bengkulu dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top