Trailer Penuh You Can See Everything Rilis, Elizabeth Holmes Kembali Bicara

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Rabu, 23 September 2026 | 21:04:31 WIB
Trailer penuh film dokumenter You Can See Everything resmi dirilis oleh A24.

BENGKULU — A24 resmi merilis trailer penuh film dokumenter You Can See Everything yang menampilkan Elizabeth Holmes, pendiri Theranos, menjelang penayangan perdana pada 16 Oktober mendatang. Film garapan Nathan Fielder dan Lance Oppenheim ini sudah tayang perdana di Telluride Film Festival dan sempat viral lewat teaser-nya. Dalam trailer tersebut, Holmes kembali menyatakan dirinya tidak bersalah atas tuduhan penipuan investor.

Studio A24 merilis trailer penuh You Can See Everything, proyek dokumenter yang menempatkan komedian Kanada Nathan Fielder sebagai tokoh utama di depan kamera. Film ini menjadi salah satu rilisan paling dinanti di kalender festival musim gugur tahun ini.

Keputusan A24 mengunci tanggal tayang 16 Oktober menandai berakhirnya masa penantian panjang setelah teaser film tersebut tersebar luas di internet beberapa waktu lalu. Penayangan perdana sudah berlangsung di Telluride Film Festival sebelum trailer resmi ini dirilis ke publik.

Siapa Elizabeth Holmes dan Mengapa Film Ini Dinanti

Elizabeth Holmes adalah pendiri Theranos, perusahaan rintisan teknologi kesehatan yang pernah menjanjikan revolusi tes darah. Ia kemudian dihukum karena menipu investor dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta dolar.

Kasus Holmes sudah beberapa kali diangkat ke layar, mulai dari dokumenter, podcast, buku laris, hingga serial terbatas. You Can See Everything menawarkan pendekatan berbeda karena Fielder tinggal bersama Holmes selama sebulan untuk mendokumentasikan kehidupannya sebelum ia dipenjara.

Momen Paling Disorot dalam Trailer

Trailer memperlihatkan Fielder menanyai Holmes soal kesalahannya. "You really feel you did nothing wrong?" tanya Fielder. "I did not," jawab Holmes.

Holmes juga terlihat mengaku butuh waktu lama untuk bisa merasa nyaman menunjukkan sisi emosionalnya di depan orang lain. Dalam salah satu adegan, ia mengucapkan kalimat itu sebelum satu tetes air mata jatuh dari matanya.

Sepanjang trailer, Holmes memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah. Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin yang paling banyak dibahas warganet setelah trailer dirilis.

Respons Kritikus di Telluride

Kritikus Deadline, Pete Hammond, menyebut film ini membongkar kisah yang sudah berkali-kali diadaptasi ke berbagai medium. Menurutnya, durasi 174 menit film tersebut tidak membuatnya kehilangan daya tarik.

Hammond menilai Fielder tampil sebagai pewawancara gigih dengan gaya datar yang khas, dan berhasil memunculkan satu pernyataan mengejutkan demi pernyataan mengejutkan. Kombinasi pendekatan dokumenter dan kepribadian Fielder disebutnya sebagai sesuatu yang tidak biasa.

Posisi Film di Jadwal Rilis A24

Tanggal 16 Oktober menempatkan You Can See Everything di tengah musim rilis film yang biasanya ramai dengan judul-judul berpotensi penghargaan. A24 dikenal sering merilis karya dokumenter dan fiksi dengan pendekatan naratif yang tidak konvensional.

Bagi penonton Indonesia, film ini kemungkinan besar akan lebih dulu tersedia lewat jalur festival atau platform streaming internasional, mengingat distribusi A24 di Asia Tenggara biasanya mengikuti pola tersebut. Belum ada informasi resmi soal jadwal tayang di bioskop Indonesia.

Kombinasi nama Holmes yang kontroversial dan Fielder yang dikenal lewat pendekatan absurd-realis membuat You Can See Everything berpotensi menjadi salah satu dokumenter paling diperbincangkan tahun ini.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: deadline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top