Pemkot Bengkulu Usulkan 1.000 Unit Bioflok ke KKP, Target Cair 2027 untuk 50 Kelompok Pembudidaya

Penulis: Hendrizal Satria  •  Minggu, 27 September 2026 | 11:06:32 WIB
Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu menyiapkan usulan bantuan bioflok untuk tahun anggaran 2027.

Pemerintah Kota Bengkulu mengusulkan bantuan 500 hingga 1.000 unit bioflok atau sarana budidaya ikan air tawar kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk tahun 2027. Usulan itu menyasar 30 hingga 50 kelompok pembudidaya di kota tersebut agar kapasitas produksi ikan air tawar naik. Penyaluran nantinya mengikuti persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

KOTA BENGKULU — Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu menyiapkan usulan bantuan bioflok ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk tahun anggaran 2027. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu Will Hopi menyebut pihaknya mengajukan 500 sampai 1.000 unit.

"Kita mengajukan 500 sampai 1.000 unit bioflok kepada kementerian. Kita menargetkan bantuan ini bisa diberikan pada tahun 2027 mendatang," kata Will Hopi di Bengkulu, Sabtu.

Antara 30 dan 50 Kelompok Pembudidaya Berpotensi Jadi Penerima

Will menyebut ada 30 hingga 50 kelompok pembudidaya ikan air tawar di Kota Bengkulu yang berpotensi menerima bantuan tersebut. Dukungan sarana budidaya itu diharapkan menambah jumlah fasilitas produksi sekaligus mendorong produktivitas pembudidaya.

Bantuan akan disalurkan melalui kelompok, bukan perorangan. Pemerintah kota menetapkan syarat dan ketentuan penerima sebelum penyaluran dilakukan.

Perluasan kapasitas budidaya menjadi pertimbangan utama usulan ini. Produksi ikan air tawar yang dikelola warga ditargetkan ikut naik bila fasilitas produksi bertambah.

23 KDKMP Sudah Siap Terima Bantuan Budidaya Ikan

Sebelumnya, 23 Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Bengkulu dinyatakan siap menerima bantuan budidaya ikan. Program itu diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

"Untuk Kota Bengkulu saat ini sudah ada 23 KDKMP yang siap menerima bantuan budidaya ikan. Bantuan yang diberikan nantinya berupa kolam bioflok, bibit ikan dan juga pakan ikan," sebut Will.

Setiap KDKMP akan mendapat tiga titik budidaya ikan. Masing-masing titik disiapkan 20 hingga 24 unit bioflok sebagai media pemeliharaan ikan.

Hasil Panen Diarahkan Dukung Pemenuhan Gizi Warga

Program ini tidak hanya mengejar angka produksi perikanan. Hasil panen budidaya yang dikelola koperasi nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pemenuhan gizi di daerah.

Pemberdayaan masyarakat berbasis koperasi lewat bantuan bioflok, bibit ikan, dan pakan ikan diterapkan bertahap di seluruh Indonesia, termasuk Kota Bengkulu. Pemerintah kota berharap skema serupa memperkuat sektor perikanan budidaya yang selama ini dikelola masyarakat.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: bengkulu.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top