BENGKULU SELATAN — Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin menyatakan mesin panen itu menjadi salah satu kunci untuk memaksimalkan hasil produksi petani di wilayahnya. Ia menilai Kelompok Tani Anugerah di Seginim dipilih karena dinilai siap mengelola teknologi pertanian tersebut.
Penyaluran bantuan melibatkan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan. Mesin combine harvester itu diterima langsung oleh kelompok tani penerima manfaat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu, menyebut pemilihan Bengkulu Selatan didasarkan pada potensi produksi padi yang dimiliki daerah itu. Menurutnya, kontribusi padi dan beras dari kabupaten tersebut mencapai sekitar 20 persen dari total kebutuhan Provinsi Bengkulu.
"Bengkulu Selatan secara produksi menjadi penyumbang sekitar 20 persen kebutuhan padi dan beras di Provinsi Bengkulu," ujar Wahyu.
Selain luas lahan yang memadai, Kelompok Tani Anugerah di Kecamatan Seginim dinilai punya kelembagaan yang solid. Jumlah kelompok binaan yang cukup banyak turut memperkuat pertimbangan penyerahan bantuan.
Rifai menegaskan target panen tiga kali dalam setahun hanya bisa tercapai bila pasokan air ke lahan petani terjamin. Pemerintah daerah, kata dia, akan mendampingi petani dalam memastikan ketersediaan air sepanjang musim tanam.
"Kita optimis untuk panen tiga kali dalam setahun. Ini tanggung jawab kami, Bupati dan Wakil Bupati bersama pemerintah daerah dan Dinas Pertanian. Bagaimana air ini tidak kurang, akan kita perjuangkan sampai ke atas," tegas Rifai.
Ia menyebut pendampingan itu menjadi tanggung jawab bersama Pemkab Bengkulu Selatan dan Dinas Pertanian. Petani diminta menjaga kualitas pengelolaan lahan agar target produksi bisa terealisasi.
Rifai mendorong kelompok tani lain di Bengkulu Selatan meningkatkan kualitas dan produktivitas kegiatan pertanian. Menurutnya, kelompok yang aktif dan tertata lebih besar peluangnya memperoleh dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia.
"Teknologi ini yang akan membantu petani untuk maksimal. Ini merupakan bantuan dari Bank Indonesia yang disampaikan kepada Kelompok Tani Anugerah," kata Rifai.
Bantuan combine harvester ini menjadi salah satu bentuk dukungan teknologi pertanian dari BI Perwakilan Bengkulu. Pemerintah daerah berharap mesin tersebut bisa mempercepat proses panen dan menekan kehilangan hasil di tingkat petani.
Ke depan, Pemkab Bengkulu Selatan akan terus mendampingi petani, terutama dalam memastikan ketersediaan air untuk mendukung peningkatan masa tanam.