BENGKULU — Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan gelaran Semarak Merah Putih 2026 harus memberi dampak langsung bagi pelaku usaha lokal. Arahan itu disampaikan saat membahas pelaksanaan kegiatan bersama pihak penyelenggara di ruang kerjanya, Jumat (2/10).
Rangkaian acara disiapkan untuk menggerakkan transaksi warga selama sepuluh hari penyelenggaraan. Bazaar dan expo UMKM menjadi tulang punggung kegiatan, didampingi pasar murah serta pelatihan pemberdayaan pelaku usaha.
Sebanyak 125 tenant yang terdiri dari pelaku UMKM binaan, industri kreatif, komunitas, dan mitra usaha akan dilibatkan. Kehadiran ratusan pelaku usaha itu diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus meningkatkan transaksi selama event berlangsung.
Pemprov Bengkulu memproyeksikan kegiatan ini tidak sekadar menjadi hiburan masyarakat. Event ini juga diposisikan sebagai etalase potensi unggulan daerah dan motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Selain bazaar dan expo, panitia menyiapkan pertunjukan seni budaya hingga konser musik nasional di panggung utama. Agenda sosial dan kreatif turut masuk dalam rangkaian acara, seperti donor darah, festival band, coffee show, tabligh akbar, parade kreasi, dan lomba seni budaya.
Penampilan artis nasional dan lokal dijadwalkan mengisi panggung utama sepanjang periode penyelenggaraan. Kombinasi hiburan dan aktivitas ekonomi ini diharapkan menarik kunjungan warga dari berbagai kabupaten dan kota di Bengkulu.
Helmi menegaskan pemerintah mendukung penuh kegiatan yang memberi manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Menurut dia, pelaku usaha lokal harus merasakan dampak langsung dari setiap rangkaian acara.
"Kita ingin kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. UMKM harus naik kelas, produk-produk unggulan Bengkulu semakin dikenal, dan ekonomi rakyat bergerak. Semarak Merah Putih 2026 menjadi wadah kolaborasi seluruh elemen untuk memajukan Bengkulu," ujar Helmi.
Ia menilai Bengkulu memiliki kekayaan potensi yang harus terus diberi panggung, mulai dari produk UMKM, ekonomi kreatif, seni budaya, hingga sumber daya manusia.
"Bengkulu memiliki banyak potensi, baik produk UMKM, ekonomi kreatif, seni budaya maupun sumber daya manusianya. Semua potensi itu harus mendapatkan ruang untuk tampil dan berkembang. Karena itu pemerintah mendukung penuh kegiatan yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat," katanya.
Pelaksanaan Semarak Merah Putih 2026 didukung sejumlah mitra strategis. Dukungan itu dimaksudkan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan maksimal dan manfaatnya menjangkau masyarakat Bengkulu secara luas.
Pemprov Bengkulu menargetkan sepuluh hari penyelenggaraan di Sport Center menjadi momentum tahunan yang mengangkat produk lokal ke pasar lebih luas. Panitia masih menyiapkan detail teknis menjelang hari pembukaan pada 9 November 2026.