Gebyar Merah Putih Bengkulu Utara Dibuka Gubernur di Tengah Hujan Deras, 10 Hari Libatkan UMKM Lokal

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 08:15:31 WIB
Warga tetap hadir di Alun-alun Rajo Malim Paduko saat pembukaan Gebyar Merah Putih Bengkulu Utara meski diguyur hujan deras.

ARGA MAKMUR — Hujan deras yang mengguyur Alun-alun Rajo Malim Paduko tidak menyurutkan warga Bengkulu Utara menghadiri pembukaan Gebyar Merah Putih. Sejumlah warga memilih bertahan di lokasi untuk menyaksikan rangkaian acara yang dibuka langsung Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.

Gebyar Merah Putih merupakan program Pemerintah Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang menyasar empat kabupaten. Bengkulu Utara menjadi salah satu daerah yang mendapat giliran penyelenggaraan, dengan durasi kegiatan sepuluh hari sejak 2 Oktober hingga 11 Oktober 2026.

Empat Kabupaten Jadi Sasaran Program

Pemprov Bengkulu merancang Gebyar Merah Putih sebagai agenda yang berputar di empat kabupaten sepanjang 2026. Bengkulu Utara masuk dalam daftar daerah penyelenggara bersama tiga kabupaten lainnya.

Penetapan Alun-alun Rajo Malim Paduko sebagai pusat kegiatan menempatkan kawasan Arga Makmur sebagai titik pertemuan warga dari berbagai kecamatan. Selama sepuluh hari, lokasi tersebut menjadi ruang terbuka bagi pedagang dan pengunjung.

UMKM Dapat Panggung Seluas-luasnya

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata menyatakan pihaknya memanfaatkan kegiatan ini untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di tengah kondisi yang serba efisien. Pemerintah daerah menyediakan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memasarkan produk selama acara.

"Gebyar Semarak Merah Putih ini kita jadikan sebagai wadah untuk menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Arie.

Menurut Arie, panggung yang disediakan tidak terbatas pada UMKM saja. Pedagang kecil, pengrajin lokal, dan pelaku ekonomi kreatif turut mendapat kesempatan menampilkan produk unggulan Bengkulu Utara.

"Kita berikan panggung seluas-luasnya bagi pelaku UMKM, pedagang kecil, pengrajin lokal, dan ekonomi kreatif untuk menampilkan produk-produk unggulan Bengkulu Utara," jelasnya.

Perputaran Ekonomi Selama Sepuluh Hari

Arie optimistis perputaran ekonomi selama kegiatan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga. Menurutnya, keterlibatan pelaku usaha kecil menjadi kunci agar manfaat acara terasa hingga tingkat bawah.

"Ketika ekonomi masyarakat bergerak, kesejahteraan akan meningkat," pungkasnya.

Gebyar Merah Putih di Bengkulu Utara masih berlangsung hingga 11 Oktober 2026. Warga yang ingin menyaksikan rangkaian acara berikutnya dapat datang ke Alun-alun Rajo Malim Paduko di Kecamatan Arga Makmur.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: radarutara.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top