BENGKULU — Kepala Bidang Sarana Dishub Kota Bengkulu, Soni Risdianto, menyatakan realisasi sementara program penerangan jalan telah mencapai 993 titik. Angka itu merupakan akumulasi pekerjaan pemasangan lampu baru sekaligus penanganan lampu yang sebelumnya mengalami kerusakan.
Dishub tidak menyamaratakan spesifikasi lampu yang dipasang. Kapasitas daya disesuaikan dengan karakteristik jalan, tingkat kebutuhan pencahayaan, dan kawasan lokasi pemasangan.
Dari total 993 unit, sebanyak 20 unit berdaya 200 watt. Lalu 130 unit menggunakan daya 120 watt, 65 unit berdaya 90 watt, 332 unit berdaya 60 watt, dan 446 unit berdaya 30 watt.
Ruas jalan dengan aktivitas tinggi mendapat lampu berdaya lebih besar. Kawasan permukiman disesuaikan dengan kondisi setempat.
Program ini bagian dari upaya Pemerintah Kota Bengkulu di bawah Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing untuk meningkatkan kualitas fasilitas publik. Penerangan dinilai berkaitan langsung dengan keselamatan dan rasa aman warga saat beraktivitas malam hari.
Dishub Kota Bengkulu berperan memastikan fasilitas penerangan berfungsi baik. Pekerjaan dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan penerangan tiap kawasan.
"Realisasi sementara sudah mencapai 993 titik lampu jalan. Pekerjaannya meliputi pemasangan unit baru sekaligus perbaikan dan penggantian lampu yang rusak," kata Soni.
Jalan yang terang membantu pengguna kendaraan maupun pejalan kaki melihat kondisi sekitar lebih jelas. Selain mendukung keselamatan lalu lintas, penerangan yang memadai diharapkan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Kawasan yang sebelumnya minim pencahayaan menjadi lebih mudah dipantau ketika malam hari. Penerangan juga diharapkan mengurangi potensi kecelakaan dan gangguan keamanan.
"Daya lampu kami sesuaikan dengan klasifikasi dan kebutuhan masing-masing jalan. Harapannya, penerangan ini membuat kota lebih nyaman dan membantu mengurangi potensi kecelakaan maupun gangguan keamanan," ujarnya.
Pemkot Bengkulu mengajak masyarakat menjaga seluruh fasilitas LPJU yang telah dibangun. Warga diminta segera melaporkan lampu jalan yang mati, rusak, atau bermasalah di lingkungan masing-masing.
Laporan langsung dari warga mempercepat proses penanganan. Titik lampu bermasalah bisa lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti petugas.
Peningkatan fasilitas penerangan jalan menjadi salah satu bagian dari pelayanan publik yang terus mendapat perhatian Pemkot Bengkulu.