MotoGP Mandalika 2026 mencatatkan rekor baru dengan total 157.875 penonton selama tiga hari penyelenggaraan di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Capaian itu melampaui seluruh edisi sejak balapan digelar perdana pada 2022, termasuk 140.324 penonton pada tahun lalu. Menpora Erick Thohir yang hadir langsung di sirkuit menyebut angka tersebut sebagai rekor yang layak dirayakan bersama.
JAKARTA — Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menutup rangkaian balapan dengan total kehadiran 157.875 orang selama tiga hari, angka tertinggi sepanjang sejarah MotoGP Mandalika. Data Dorna menunjukkan lonjakan penonton terjadi sejak hari pertama hingga puncak balapan Minggu.
Pada hari pertama, 39.510 penonton memadati sirkuit. Jumlah itu naik menjadi 53.296 orang pada Sabtu, lalu mencapai 65.069 penonton pada Minggu saat balapan utama digelar.
Rekor tahun ini mengungguli MotoGP Mandalika 2025 yang dihadiri 140.324 penonton. Pada 2024, sirkuit yang terletak di Lombok Tengah itu dikunjungi 121.252 orang, sedangkan 2023 tercatat 102.929 penonton dan 2022 sebanyak 102.801 penonton.
Tren kenaikan terjadi konsisten selama lima edisi penyelenggaraan. Artinya, antusiasme penonton tidak surut meski harga tiket dan biaya perjalanan ke NTB tergolong tinggi.
Kehadiran pembalap Indonesia Veda Ega Pratama dan Mario Aji disebut menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Tanah Air. Persaingan gelar juara dunia 2026 antara Marc Marquez dan Jorge Martin juga menambah daya tarik balapan.
Setelah seri Mandalika, Jorge Martin memimpin klasemen dengan 355 poin, unggul dua poin atas Marc Marquez yang mengoleksi 353 poin. Selisih tipis itu menjaga persaingan juara tetap terbuka menuju seri-seri berikutnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan. Menurutnya, capaian itu menunjukkan MotoGP Mandalika punya daya tarik besar sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional.
"Luar biasa! Breaking record, 157 ribu penonton! Tepuk tangannya buat semua!" kata Erick dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta.
Erick menilai kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci sukses penyelenggaraan. Seluruh capaian dan hasil evaluasi MotoGP Mandalika 2026 akan dilaporkan kepada Presiden sebagai bahan pertimbangan kebijakan penyelenggaraan berikutnya.
Terkait kemungkinan perpanjangan kontrak MotoGP Mandalika, Erick menyebut keputusan masih menunggu arahan Presiden. Ia tidak membeberkan tenggat atau skema kontrak yang sedang dibahas.
"Soal perpanjangan kontrak nanti kita tunggu putusan Bapak Presiden, ya. Mudah-mudahan nanti biar beliau yang menyampaikan," ujarnya.
Meski begitu, Erick menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan MotoGP di Mandalika. "Ya, kita pasti dukung, karena ini event yang bagus," kata Erick.