BENGKULU — Marco Bezzecchi finis terdepan di balapan utama MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Minggu, sekaligus mempersembahkan kemenangan perdana Aprilia dengan empat pembalap di posisi empat besar. Kemenangan itu tetap menyisakan kekecewaan bagi Bezzecchi, yang menilai rangkaian insiden sepanjang akhir pekan lebih terasa seperti kekalahan.
Bezzecchi tampil dominan pada balapan utama setelah mengalami kecelakaan di sprint race sehari sebelumnya. Ini menjadi kemenangan pertamanya di kelas MotoGP sejak Grand Prix Italia pada Mei lalu, dan menjadi hasil terbaik Aprilia musim ini dengan menempatkan empat pembalap di posisi empat besar.
Akhir pekan Bezzecchi di Mandalika berubah rumit setelah ia terlibat tabrakan dengan rekan setimnya, Raul Fernandez, pada lap pertama sprint race. Insiden itu berdampak besar bagi Aprilia: Fernandez mengalami patah jari, sementara Bezzecchi kehilangan kesempatan mengumpulkan poin penting.
Situasi tim kian sulit setelah Jorge Martin kehilangan kemenangan sprint race akibat persoalan tekanan ban dan kesalahan pada akhir balapan. Alhasil, Aprilia gagal memaksimalkan peluang yang tersedia pada hari Sabtu.
Bezzecchi harus menghadapi kritik setelah insiden dengan Fernandez. Aprilia kemudian memutuskan mengistirahatkan kedua pembalapnya sebelum balapan utama.
Bezzecchi memilih mengalihkan perhatian ke balapan Minggu. Ia menilai kecelakaan merupakan bagian dari risiko dalam kompetisi dan tidak ingin kegagalan sehari sebelumnya membuatnya kehilangan kesempatan untuk bangkit.
"Insiden dalam balapan bisa terjadi. Apa yang bisa Anda lakukan? Menyerah dan tidak memulai balapan hari ini, atau berusaha sebaik mungkin?" kata Bezzecchi, dikutip dari AutoSport.
Keputusan untuk tetap berjuang terbukti tepat. Bezzecchi mampu tampil kompetitif dan mengendalikan balapan utama hingga finis sebagai pemenang.
Kemenangan di Indonesia memberikan tambahan poin penting bagi Bezzecchi. Meski begitu, hasil tersebut belum cukup untuk menghapus jaraknya dari persaingan papan atas klasemen MotoGP.
Bos Aprilia, Massimo Rivola, melihat hasil balapan utama belum sepenuhnya menutupi masalah yang terjadi sebelumnya. Kekecewaan Bezzecchi mencerminkan betapa mahalnya insiden sprint race bagi ambisinya di musim ini.