Pemkab Bengkulu Selatan Raih Peringkat Dua Penyaluran Dana Desa Tercepat se-Provinsi Bengkulu 2026

Penulis: Hendrizal Satria  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:16:32 WIB
Bupati Bengkulu Selatan menerima penghargaan peringkat dua penyaluran Dana Desa tercepat se-Provinsi Bengkulu 2026.

BENGKULU SELATAN — Capaian tersebut menempatkan Bengkulu Selatan di antara daerah dengan laju penyaluran Dana Desa paling cepat di provinsi. Audiensi dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bengkulu, serta Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Manna.

Kepala KPPN Manna menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Bengkulu Selatan mempercepat penyaluran Dana Desa. Menurutnya, langkah itu berdampak langsung pada pembangunan di tingkat desa.

Koordinasi Pusat-Daerah Jadi Kunci Kecepatan Penyaluran

Bupati H. Rifai Tajuddin menyebut capaian ini sebagai hasil kerja kolektif pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pemerintah pusat. Sinergi antartingkat pemerintahan dinilai menjadi faktor utama di balik percepatan penyaluran.

"Penghargaan ini adalah bukti bahwa koordinasi kita berjalan baik. Penyaluran Dana Desa yang cepat berarti pembangunan di desa juga bisa lebih cepat dirasakan masyarakat. Ini akan terus kita jaga agar tata kelola keuangan desa tetap tertib, efektif, dan akuntabel," ujar Bupati Rifai Tajuddin.

Dana Cepat Cair, Pembangunan Desa Lebih Cepat Dirasakan

Percepatan penyaluran Dana Desa memberi ruang bagi pemerintah desa memulai kegiatan pembangunan lebih awal. Dengan begitu, hasil pembangunan diharapkan sampai ke masyarakat dalam waktu yang lebih singkat.

Pemkab Bengkulu Selatan menegaskan komitmen menjaga tata kelola keuangan desa tetap tertib, efektif, dan akuntabel. Pengelolaan keuangan yang transparan menjadi syarat agar capaian serupa bisa dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya.

Komitmen Perkuat Koordinasi dengan Kemenkeu

Melalui audiensi, Pemkab Bengkulu Selatan dan Kemenkeu RI sepakat memperkuat komunikasi dan koordinasi. Fokusnya mendukung pengelolaan keuangan daerah dan desa yang transparan serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Peringkat kedua se-Provinsi Bengkulu menjadi modal awal. Tantangan berikutnya memastikan kecepatan penyaluran berjalan seiring dengan kualitas penggunaan anggaran di tiap desa.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: isbcenter.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top