SELUMA — Pembangunan RTLH melalui program GENTING menyasar keluarga berisiko stunting yang selama ini tinggal di hunian kurang layak. Peletakan batu pertama dilakukan Senin (19/10/2026) di Desa Serambi Gunung, Kecamatan Talo, dan dihadiri jajaran DP3APPKB Kabupaten Seluma serta unsur Forkopimcam setempat.
Program GENTING mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk membantu keluarga berisiko stunting. Bantuan tidak hanya berupa pemenuhan gizi, tetapi juga intervensi non-gizi seperti penyediaan hunian yang layak dan sehat.
Wakil Bupati Seluma Gustianto menegaskan penanganan stunting harus dilakukan menyeluruh. Selain gizi, kondisi rumah dan lingkungan tempat tinggal keluarga berisiko juga perlu menjadi perhatian.
"Penanganan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak. Tidak hanya pemenuhan gizi, tetapi juga perhatian terhadap kelayakan hunian keluarga berisiko stunting. Mari bergotong royong membantu masyarakat yang membutuhkan," tegas Gustianto.
Menurutnya, pembangunan RTLH merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan dukungan untuk memperoleh hunian lebih layak. Lingkungan hunian yang sehat dinilai ikut menopang upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Seluma.
Kepala Dinas DP3APPKB Kabupaten Seluma Sumiati menyebut pembangunan RTLH lewat program GENTING membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama. Keterlibatan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membantu keluarga yang membutuhkan.
"Program GENTING membutuhkan kepedulian bersama, baik dari pemerintah, pihak swasta, maupun masyarakat yang lebih mampu untuk membantu keluarga yang membutuhkan, sehingga upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan dapat berjalan bersama," ujar Sumiati.
Melalui pembangunan RTLH di Desa Serambi Gunung, Pemkab Seluma berharap keluarga penerima manfaat dapat menempati rumah yang lebih layak, sehat, dan aman. Peletakan batu pertama menjadi awal upaya bersama memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Seluma.