BENGKULU TENGAH — Aksi sosial itu melibatkan Wakapolres, pejabat utama, serta personel Polres dan Polsek jajaran. Seluruh peserta menjalani tahapan pemeriksaan hingga pengambilan darah dengan pendampingan tenaga kesehatan agar proses berjalan tertib dan sesuai prosedur.
Kerja sama dengan PMI Kota Bengkulu dipilih karena lembaga tersebut menjadi mitra utama dalam pemenuhan kebutuhan darah untuk layanan medis di wilayah sekitar.
Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Yanu Rihardi menyatakan donor darah menjadi cara menunjukkan kepedulian Polri terhadap sesama di tengah rangkaian peringatan hari jadi kehumasan kepolisian.
"Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk berbagi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Yanu Rihardi.
Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan punya arti besar bagi pasien yang membutuhkan transfusi. Harapannya, kegiatan semacam ini menumbuhkan kesadaran sosial dan mendorong lebih banyak pihak terlibat dalam aksi kemanusiaan.
Yanu menegaskan kehadiran Polri tidak berhenti pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Ada tanggung jawab sosial untuk membangun kedekatan dengan warga, memperkuat kepercayaan publik, dan menghadirkan manfaat lewat kegiatan positif.
Sinergi dengan PMI dinilai menjadi bagian penting untuk membantu memenuhi kebutuhan darah dalam pelayanan kesehatan sehari-hari. Polres Bengkulu Tengah berharap semangat berbagi terus tumbuh, baik di lingkungan kepolisian maupun masyarakat luas.
Rangkaian peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75 di Bengkulu Tengah ditutup dengan komitmen memperkuat pelayanan yang humanis dan peduli terhadap warga.