BPR Sumsel Gandeng BRI Insurance Jual Asuransi Kendaraan dan Kebakaran

Penulis: Hendrizal Satria  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:49:31 WIB
Direktur Utama BPR Sumsel Hendera dan Branch Manager BRI Insurance Palembang Prayogo Koes Anggoro menandatangani dua perjanjian kerja sama bancassurance di Palembang.

BENGKULU — PT BPR Sumatera Selatan (Perseroda) meneken dua perjanjian kerja sama bancassurance dengan PT BRI Asuransi Indonesia pada Kamis (1/10/2026) untuk memasarkan asuransi kendaraan bermotor dan kebakaran. Langkah ini memperluas akses perlindungan aset bagi nasabah bank daerah di Sumsel. Skema referensi dipilih agar produk asuransi bisa menempel langsung pada layanan perbankan yang sudah berjalan.

Palembang, Sumsel — Dua perjanjian kerja sama bancassurance ditandatangani Direktur Utama PT BPR Sumatera Selatan (Perseroda) Hendera bersama Branch Manager BRI Insurance Palembang Prayogo Koes Anggoro. Penandatanganan berlangsung di Palembang dan menandai dimulainya sinergi antara bank daerah dan perusahaan asuransi pelat merah di wilayah tersebut.

Kerja sama ini memakai model bisnis referensi. Artinya, BPR Sumsel menjadi kanal rujukan bagi nasabah yang ingin membeli polis asuransi kendaraan bermotor atau asuransi kebakaran dari BRI Insurance. Produk asuransi itu melengkapi portofolio layanan perbankan yang sudah dimiliki BPR Sumsel.

Produk yang Dipasarkan dan Skemanya

Ada dua lini asuransi umum yang masuk dalam kesepakatan. Pertama, asuransi kendaraan bermotor, yang menyasar pemilik mobil dan sepeda motor di wilayah Sumatera Selatan. Kedua, asuransi kebakaran, yang menyasar pemilik rumah maupun pelaku usaha yang ingin melindungi bangunan dan asetnya.

Lewat skema referral, nasabah BPR Sumsel yang membutuhkan perlindungan aset diarahkan ke BRI Insurance. Polis diterbitkan oleh BRI Insurance, sementara BPR Sumsel berperan sebagai penghubung. Model ini lazim dipakai bank daerah yang ingin menambah layanan tanpa harus membangun lini usaha asuransi sendiri.

Alasan BPR Sumsel Masuk Bisnis Bancassurance

Hendera menyebut kolaborasi ini sebagai langkah konkret untuk memberi nilai tambah bagi nasabah. Menurut dia, nasabah tidak cukup hanya mendapat produk simpanan dan kredit yang aman, tetapi juga butuh kepastian atas aset yang mereka miliki.

"Kami menyambut baik penandatanganan kerja sama dengan BRI Insurance Palembang ini. Melalui skema bancassurance, nasabah BPR Sumsel tidak hanya mendapatkan produk perbankan yang aman dan kompetitif, tetapi juga akses perlindungan aset yang terpercaya seperti asuransi kendaraan bermotor dan asuransi kebakaran," kata Hendera.

Ia menambahkan, layanan ini menyasar masyarakat sekaligus pelaku usaha di Sumatera Selatan. Dua kelompok itu dinilai paling membutuhkan perlindungan aset, terutama kendaraan yang dipakai untuk aktivitas ekonomi dan bangunan yang menjadi tempat usaha.

Jangkauan Layanan BRI Insurance di Daerah

Dari sisi BRI Insurance, kerja sama ini menjadi jalan memperluas jangkauan layanan asuransi umum ke jaringan bank daerah. Prayogo Koes Anggoro menyatakan kemitraan ini mencerminkan komitmen BRINS untuk proaktif menghadirkan asuransi yang mudah diakses dan tepercaya di berbagai lini ekosistem keuangan.

"Kerja sama dengan BPR Sumatera Selatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara perbankan daerah dan asuransi dalam menghadirkan kepastian serta keamanan bagi nasabah," ujar Prayogo.

Ia menilai portofolio asuransi kendaraan bermotor dan kebakaran yang dimiliki BRI Insurance cocok dengan kebutuhan nasabah bank daerah. Selain memberi rasa aman, kerja sama ini diharapkan ikut mendorong penetrasi literasi keuangan di Sumatera Selatan, wilayah yang masih punya ruang besar untuk pertumbuhan produk asuransi umum.

Bagi BPR Sumsel, langkah ini memperkuat posisi sebagai bank daerah yang tidak hanya menyalurkan kredit dan menghimpun dana, tetapi juga menyediakan proteksi. Bagi BRI Insurance, jaringan bank daerah menjadi kanal distribusi tambahan di luar kantor cabang sendiri. Kolaborasi semacam ini menjadi pola yang makin sering dipakai perusahaan asuransi untuk menjangkau nasabah di luar kota besar.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top