ARGAMAKMUR — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menyiapkan langkah baru untuk mengangkat produk usaha mikro, kecil, dan menengah ke panggung yang lebih luas. Dua kuliner khas dipilih sebagai wajah utama: emping dari Kecamatan Enggano dan ikan pais dari Kecamatan Lais.
Penetapan itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bengkulu Utara, Kisro Zanito. Menurut dia, kedua produk dinilai punya keunikan cita rasa yang tidak dimiliki daerah lain.
Alasan Emping dan Ikan Pais Dipilih Jadi Ikon Daerah
Kisro menyebut ada tiga pertimbangan utama di balik pemilihan tersebut. Pertama, animo pembeli terhadap kedua produk tergolong tinggi. Kedua, ketersediaan stok dinilai cukup melimpah. Ketiga, keduanya dianggap mewakili kekhasan kuliner Bengkulu Utara.
"Kita tengah merencanakan promosi sekaligus membentuk identitas produk unggulan UMKM Bengkulu Utara. Dua produk UMKM unggulan prioritas yakni emping dan ikan pais, karena banyak diminati pembeli, stok melimpah, dan rencananya akan kita jadikan ikon dari Kabupaten Bengkulu Utara," ujar Kisro.
Meski di tiap kecamatan tumbuh beragam jenis usaha, emping dan ikan pais akan ditempatkan pada posisi berbeda. Keduanya bakal ditampilkan di setiap kesempatan sebagai penanda daerah.
"Meskipun banyak produk UMKM, tetapi pada setiap kesempatan produk ini akan menjadi identitas dan akan menjadi khas oleh-oleh dari daerah kita," jelasnya.
Pendataan Seluruh Pelaku UMKM Jadi Langkah Awal
Sebelum promosi besar-besaran, Dinas Koperasi dan UKM tengah memetakan seluruh pelaku usaha di Bengkulu Utara. Pendataan ini mencakup usaha di berbagai kecamatan, tidak hanya di Enggano dan Lais.
Hasil pendataan akan jadi dasar pembinaan berkelanjutan. Materi pembinaan mencakup tiga hal: standar kualitas produksi, pengemasan yang lebih menarik, dan pemasaran lewat kanal digital.
Kisro menilai penguatan sektor UMKM punya kaitan langsung dengan upaya pengentasan kemiskinan. Ketika usaha kecil tumbuh, pendapatan warga ikut terdongkrak.
Target Menembus Pasar di Luar Bengkulu Utara
Dengan penetapan identitas produk unggulan ini, Pemkab Bengkulu Utara berharap emping dan ikan pais tidak berhenti dikenal di tingkat lokal. Keduanya ditargetkan mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk di luar provinsi.
Langkah promosi disebut tengah disusun menyusul proses pendataan dan pembinaan. Belum ada keterangan resmi soal jadwal peluncuran identitas produk tersebut.