Pencarian

BMKG Prakirakan Cuaca Berawan di Sejumlah Kota Indonesia, Bengkulu Berpotensi Udara Kabur Senin Ini

Senin, 28 September 2026 • 10:46:01 WIB
BMKG Prakirakan Cuaca Berawan di Sejumlah Kota Indonesia, Bengkulu Berpotensi Udara Kabur Senin Ini
Prakiraan BMKG menunjukkan Bengkulu berpotensi mengalami udara kabur pada Senin, 28 September 2026.

BENGKULU — Prakiraan BMKG menyebut Bengkulu masuk daftar wilayah yang berpotensi mengalami udara kabur pada Senin, 28 September 2026. Kondisi ini muncul bersamaan dengan cuaca berawan yang diprediksi menyelimuti sebagian besar kota di Indonesia. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu mewaspadai perubahan cuaca sepanjang hari.

Kota-Kota yang Diprakirakan Berawan

Cuaca berawan berpotensi terjadi di Banda Aceh. Kondisi cerah berawan hingga berawan tebal diperkirakan muncul di Serang, Jakarta, Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram, dan Kupang.

Makassar, Gorontalo, serta Manado berpotensi mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan. Kondisi serupa juga berpeluang terjadi di Ternate, Ambon, dan Merauke dengan kemungkinan awan yang lebih tebal.

Hujan Ringan di Sejumlah Daerah

Di sisi lain, sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan ringan. BMKG juga memperingatkan kemungkinan hujan disertai petir di beberapa wilayah.

Perbedaan intensitas hujan ini membuat masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas, terutama bagi yang bekerja di luar ruangan.

Mengapa Udara Kabur Perlu Diwaspadai

Udara kabur dapat mengurangi jarak pandang, terutama bagi pengendara dan penerbangan. Bengkulu menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam prakiraan kondisi ini.

Masyarakat disarankan mengikuti informasi terbaru dari BMKG untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang cepat.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rakyatbengkulu.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks