Pencarian

ESDM Jamin Stok BBM Nasional Aman 18-20 Hari, Harga Subsidi Ditahan

Senin, 05 Oktober 2026 • 13:19:01 WIB
ESDM Jamin Stok BBM Nasional Aman 18-20 Hari, Harga Subsidi Ditahan
Kementerian ESDM memastikan stok BBM nasional tersedia untuk 18 hingga 20 hari.

BENGKULU — Kementerian ESDM memastikan ketahanan stok bahan bakar minyak nasional berada di level 18 hingga 20 hari, meski distribusi di lapangan sempat tersendat akibat El Nino. Pemerintah juga menegaskan harga BBM subsidi jenis Pertalite dan solar tidak naik demi menahan laju inflasi.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyampaikan jaminan tersebut dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dipantau dari kanal YouTube Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (5/10/2026). Menurutnya, pemerintah daerah dilibatkan langsung untuk memitigasi gangguan distribusi yang muncul di lapangan.

"Dari sisi ketahanan stok, 18 sampai 20 hari selalu tersedia dan kami juga selalu bekerja sama dengan Pemda untuk dalam rangka memitigasi kondisi-kondisi yang terjadi di lapangan," ujar Laode.

Antrean di SPBU Bukan karena Stok Kosong

Laode memastikan antrean pembelian BBM yang terjadi di sejumlah daerah tidak disebabkan oleh kekosongan stok. Penyebab utamanya adalah gangguan pengiriman akibat cuaca ekstrem El Nino yang mengeringkan sejumlah sungai sebagai jalur distribusi utama.

"Jadi, kalaupun kemudian terjadi antrean, antrean lebih disebabkan bukan karena ketahanan stok, tapi karena salah satunya, misalnya adalah kondisi El Nino," katanya.

Pengiriman yang sebelumnya memanfaatkan jalur sungai terpaksa dialihkan ke jalur darat menggunakan truk tangki. Peralihan moda ini menurunkan kapasitas angkut secara signifikan karena satu kapal sungai mampu mengangkut jauh lebih banyak BBM dibandingkan armada truk.

"Contohnya misalnya lewat sungai, sungainya kering, lalu dikirim pakai truk, dan truknya ini kapasitasnya tidak sebesar kalau kita mengirimkan dengan menggunakan kapal-kapal di sungai. Itu salah satu contoh kenapa terjadi antrean," terang Laode.

Harga Pertalite dan Solar Tidak Naik

Pemerintah memutuskan menahan harga BBM subsidi, khususnya Pertalite dan solar, di tengah tekanan distribusi yang masih berlangsung. Keputusan ini diambil karena kedua jenis BBM tersebut menyumbang porsi besar terhadap struktur biaya kelompok petani dan nelayan.

"Kenapa? Karena ini adalah komponen terbesar yang juga dipakai oleh nelayan dan petani," ujar Laode.

Langkah penahanan harga itu menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi nasional. BBM subsidi selama ini masuk dalam keranjang harga yang diatur pemerintah, sehingga kenaikannya berpotensi langsung mendorong inflasi kelompok administered prices.

Dampak bagi Pelaku Usaha dan Konsumen

Bagi pelaku usaha angkutan dan logistik, jaminan stok 18-20 hari memberi kepastian pasokan jangka pendek. Namun, ketergantungan pada jalur darat selama sungai mengering berpotensi memperpanjang waktu pengiriman dan menambah biaya operasional di daerah yang selama ini mengandalkan distribusi via sungai.

Konsumen rumah tangga pengguna Pertalite dan solar tidak perlu khawatir soal harga dalam waktu dekat. Yang perlu dicermati justru ketersediaan di SPBU daerah terpencil, terutama di wilayah yang pasokannya bergantung pada jalur air.

Kementerian ESDM menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memantau kondisi lapangan. Pemda diminta aktif melaporkan titik-titik yang mengalami antrean agar penyaluran BBM bisa segera dialihkan atau ditambah pasokannya.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks