Pencarian

Pemkot Bengkulu Terbitkan 1.959 Akta Kematian Lewat Program 3 in 1, Dokumen Diantar ke Rumah Duka

Kamis, 08 Oktober 2026 • 13:16:32 WIB
Pemkot Bengkulu Terbitkan 1.959 Akta Kematian Lewat Program 3 in 1, Dokumen Diantar ke Rumah Duka
Petugas Dinas Dukcapil Kota Bengkulu memproses penerbitan dokumen kependudukan melalui program 3 in 1.

BENGKULU — Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu Widodo menyatakan program ini dirancang agar warga yang sedang berduka tidak perlu direpotkan urusan birokrasi. Petugas Dukcapil memproses dan menerbitkan tiga dokumen kependudukan sekaligus bagi keluarga yang ditinggalkan.

Dokumen yang diterbitkan meliputi Akta Kematian, Kartu Keluarga dengan pembaruan status anggota, serta KTP dengan status terbaru bagi pasangan yang ditinggalkan. Ketiganya diproses dalam satu alur layanan yang sama.

Alur Pelaporan Dimulai dari Ketua RT

Widodo menjelaskan mekanisme pengurusan dokumen dalam program ini cukup sederhana. Ketua RT diminta segera melaporkan dan berkoordinasi ke kantor kelurahan begitu ada warga yang terkena musibah kematian.

"Cara mengurus dokumen pada program 3 in 1 duka cita sangat mudah. Apabila setiap ada warga yang terkena musibah kematian, kami minta Ketua RT harus segera melaporkan serta melakukan koordinasi ke kantor kelurahan," ujar Widodo.

Setelah laporan dari kelurahan diterima, Dinas Dukcapil bergerak cepat memproses dan menindaklanjuti penerbitan ketiga dokumen tersebut. Warga tidak perlu datang ke kantor untuk mengurus sendiri.

Dokumen Diserahkan pada Malam Ketiga Takziah

Penyerahan dokumen dilakukan dengan pendekatan yang menyentuh hati masyarakat. Dokumen tidak diambil di kantor, melainkan diantar langsung ke rumah duka.

Dalam beberapa kesempatan, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing menyempatkan diri hadir langsung untuk menyerahkannya kepada keluarga yang berduka.

"Dokumen tersebut akan diserahkan langsung oleh Walikota, Wawali, pihak Camat, atau pihak kelurahan pada malam ketiga takziah yang biasanya diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu," tambah Widodo.

Dari 3 in 1 Menjadi 4 in 1

Program ini berlangsung sejak September 2018 di era Walikota Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi. Tujuannya meringankan beban administrasi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Memasuki era kepemimpinan Walikota Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing, program tidak hanya berlanjut tetapi juga dikembangkan. Pemkot Bengkulu menghadirkan layanan "4 in 1" sebagai peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sepanjang Januari hingga kini, sebanyak 1.959 akta kematian telah diterbitkan dan diserahkan langsung kepada masyarakat. Layanan jemput bola ini mempercepat rantai layanan administrasi publik di Kota Bengkulu.

Pemerintah daerah menilai program ini menjadi bentuk kehadiran nyata di tengah masyarakat, sekaligus memberikan penghiburan langsung kepada keluarga yang sedang berduka.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pedomanbengkulu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks