BENGKULU — Baskara Mahendra dan Yasamin Jasem untuk pertama kalinya beradu akting dalam film horor komedi Ghosthing. Dalam konferensi pers di XXI Senayan City, Jakarta, Jumat (9/10/2026), keduanya mengaku tak kesulitan membangun chemistry karena punya lingkaran pertemanan yang hampir sama. Baskara berperan sebagai perias jenazah bernama Alvian, sementara Yasamin memerankan arwah penasaran bernama Maya.
Baskara mengungkapkan bahwa kedekatannya dengan Yasamin terbangun alami lewat pertemanan bersama, bukan melalui waktu berdua yang dipaksakan. Aktor berusia 33 tahun itu menyebut lingkaran sosial mereka yang tumpang tindih membuat proses pendekatan berjalan lebih cair.
Chemistry yang Terbangun Lewat Pertemanan
"Kayaknya kalau kalau sama Yayas emang ini pertama kali kita ketemu di project ini, tapi teman-teman kita tuh masih hampir sama. Terus jadi kita akhirnya malah nongkrong sama teman-teman ya. Enggak melulu harus berdua tapi sama teman-teman yang lain juga terus," ungkap Baskara.
Yasamin, yang akrab disapa Yayas, menanggapi hal serupa. Aktris berusia 22 tahun itu menilai interaksi antara karakter Maya dan Alvian sudah menarik sejak awal, sehingga kedekatan mereka tidak perlu dibangun secara dipaksakan. Proses reading pun menjadi momen penting bagi seluruh pemain untuk membangun chemistry bersama.
"Karena ya memang kayaknya karakter Maya dan Alfian aja dibarengin gitu udah menarik banget ya menurutku. Jadi, enggak yang selalu dipaksa buat, ya, tapi setiap proses reading tuh jadi proses kita untuk bangun chemistry, enggak hanya kita berdua tapi semua cast gitu kan," tambah Yasamin.
Tantangan Komedi Situasional
Baskara juga menjelaskan tantangan terbesar dalam membawakan komedi situasional di film ini. Menurutnya, kesulitan bukan terletak pada dialog lucu, melainkan bagaimana membangun humor dari situasi yang terjadi di sekitar karakter.
"Tantangannya mungkin memang di sini kan komedinya situasional gitu ya. Bagaimana membuat itu menjadi lucu. Kayaknya itu sih tantangan terbesarnya, maksudnya kan bukan dari dialognya yang lucu, tapi gimana membawakan situasi yang lucu dan di sekitar orang-orang yang enggak bisa diam ini," katanya.
Pemilihan Karakter Gen Z
Evelyn Afnilia sebagai penulis naskah mengungkapkan alasan memilih Yasamin, yang merupakan seorang Gen Z, untuk memerankan Maya. Keputusan itu berangkat dari keinginannya menghadirkan tontonan yang segar bagi penonton.
Ghosthing menjadi proyek pertama Baskara dan Yasamin beradu peran di layar lebar. Baskara sebelumnya dikenal lewat film Ganjil Genap, sementara Yasamin telah membintangi sejumlah judul yang mengangkat isu generasi muda. Kombinasi keduanya di genre horor komedi menambah variasi warna baru di industri film Indonesia.