BENGKULU — BYD M6 EV terbaru dipastikan mengadopsi blade battery generasi kedua yang membuka akses ke teknologi pengisian cepat Flash Charging. PT BYD Motor Indonesia menyatakan perangkat keras sudah siap sepenuhnya dan tinggal penyesuaian perangkat lunak sebelum peluncuran resmi di pasar lokal. Pengumuman kehadiran mobil listrik keluarga tersebut kemungkinan dilakukan dalam waktu dekat.
Yang tersisa hanyalah penyempurnaan perangkat lunak. Eagle menyebut proses penyesuaian itu tidak akan memakan waktu lama.
"BYD M6 EV 2026 sudah menggunakan blade battery generasi kedua. Perangkat kerasnya sudah sepenuhnya siap. Sekarang, kami hanya perlu melakukan penyesuaian juga penyempurnaan perangkat lunak," kata Eagle dalam konferensi pers di Jakarta.
Perangkat Lunak Jadi Penentu Jadwal Peluncuran
BYD tengah mempertimbangkan waktu yang tepat untuk mengumumkan kehadiran M6 EV terbaru secara resmi di Indonesia. Menurut Eagle, bulan depan masuk dalam opsi jadwal yang sedang dibahas.
"Saya rasa prosesnya tidak akan memakan waktu terlalu lama. Mungkin kami akan memilih waktu, misalnya bulan depan, untuk mengumumkan secara resmi informasi BYD M6 EV (terbaru)," ujarnya.
M6 EV yang saat ini dipasarkan di Indonesia masih memakai blade battery generasi pertama. Pergantian ke generasi kedua menjadi salah satu pembaruan paling signifikan pada model tersebut.
Blade Battery Generasi Kedua Buka Akses Flash Charging
Manfaat paling konkret dari blade battery generasi kedua adalah dukungan terhadap BYD Flash Charging. Teknologi pengisian daya super cepat itu memungkinkan waktu ngecas jauh lebih singkat dibanding sistem pengisian konvensional.
Klaim BYD, flash charging mampu mengisi daya dari 10% ke 70% hanya dalam 5 menit. Sementara dari 10% hingga 97% cukup 9 menit.
Teknologi ini sudah lebih dulu diterapkan di dua model BYD lainnya, yakni Denza New D9 dan Z9GT. Kehadirannya di M6 EV terbaru akan memperluas jangkauan flash charging ke segmen mobil listrik keluarga yang lebih terjangkau.
Dampak bagi Pemilik M6 EV Generasi Pertama
Pembaruan ini menempatkan M6 EV terbaru pada posisi berbeda dibanding unit yang sudah beredar. Pemilik M6 EV generasi pertama tidak otomatis mendapat kemampuan flash charging karena bergantung pada generasi baterai yang tertanam di kendaraan.
Bagi calon pembeli, keputusan menunggu versi terbaru berpotensi memberi keuntungan berupa waktu pengisian yang lebih singkat untuk pemakaian harian maupun perjalanan jauh.
Peta Persaingan MPV Listrik di Indonesia
M6 EV bersaing di segmen MPV listrik yang mulai ramai di Indonesia. Pembaruan baterai menjadi pembeda teknis yang sulit disamai kompetitor dalam waktu dekat, terutama pada aspek kecepatan pengisian daya.
BYD belum mengungkap harga maupun varian M6 EV terbaru. Informasi tersebut diperkirakan menyusul bersamaan dengan pengumuman resmi yang sedang disiapkan pabrikan.