BENGKULU — Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menerima jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu untuk membahas penguatan Program Desa Cantik. Audiensi berlangsung di ruang kerja Sekda dan turut dihadiri Plt Kepala BPS Provinsi Bengkulu Sahranudin, Kepala BAPERIDA Yuliswani, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Nelly Alesa.
Fokus pembahasan adalah peningkatan kapasitas aparatur desa dalam menghasilkan dan mengelola data statistik. Data yang akurat dinilai menjadi fondasi untuk memetakan kebutuhan warga, menentukan prioritas program, hingga mengevaluasi hasil pembangunan secara terukur.
Mengapa Data Akurat Jadi Kunci Perencanaan di Tingkat Desa
Pemprov menempatkan kualitas data sebagai dasar penyusunan kebijakan yang sesuai kondisi lapangan. Melalui Program Desa Cantik, aparatur desa didorong mampu menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Data berkualitas memungkinkan pemerintah memetakan potensi setiap desa secara lebih optimal. Langkah ini diarahkan untuk mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Siapa Saja yang Terlibat dalam Audiensi
Pertemuan dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah yang berkepentingan langsung dengan tata kelola data. Selain Sahranudin, Yuliswani, dan Nelly Alesa, hadir pula staf dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu.
Pelibatan lintas perangkat daerah itu dimaksudkan memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem data. Tata kelola data yang lebih baik dinilai dapat membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih efektif.
Langkah Lanjutan Setelah Audiensi
Pemprov Bengkulu dan BPS menyepakati penguatan koordinasi untuk mendukung pelaksanaan Program Desa Cantik. Kerja sama itu mencakup pembinaan aparatur desa dalam pengelolaan data statistik.
Dengan dukungan data yang akurat dan dapat diandalkan, pembangunan di Bengkulu diharapkan semakin terarah dan merata. Manfaatnya diarahkan agar dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat desa.