KEPAHIANG — Seratus kandidat yang tersebar di delapan kecamatan itu menyatakan kesanggupan mengikuti seluruh tahapan pemilihan secara tertib dan menghormati hasil akhir. Penandatanganan komitmen dilakukan Bupati Kepahiang, unsur Forkopimda, dan perwakilan calon kepala desa dalam satu forum yang sama.
Zurdi Nata meminta para kandidat berkompetisi sehat tanpa memicu perselisihan di tengah warga. Menurutnya, perbedaan pilihan harus disikapi secara dewasa agar keamanan dan ketertiban di tiap desa tetap terjaga.
Bupati Tegaskan Tak Akan Intervensi, Termasuk jika Kerabat Ikut Bertarung
Zurdi menyatakan telah mengambil sikap netral dan tidak akan campur tangan dalam proses pemilihan di 37 desa. Pernyataan itu disampaikannya merespons kemungkinan adanya kerabat yang turut mencalonkan diri.
"Jika ada kerabat saya yang ikut dalam Pilkades ini, silakan bertarung secara adil. Saya sudah mengambil sikap netral dan tidak akan mengintervensi proses Pilkades," kata Zurdi Nata.
Ia juga mengingatkan para kandidat agar siap menerima hasil pemilihan, baik menang maupun kalah. Pilkades, menurutnya, bukan sekadar perebutan jabatan, melainkan kesempatan memperoleh kepercayaan masyarakat untuk membangun desa.
Penyelenggara dan ASN Diminta Jaga Netralitas
Selain kepada calon, Zurdi meminta penyelenggara menjalankan tugas secara profesional di setiap tahapan pemilihan. Aparatur sipil negara dilarang terlibat politik praktis, dan pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala desa terpilih nantinya diharapkan mampu mendorong pembangunan, meningkatkan kesejahteraan warga, serta membawa kemajuan bagi masyarakat di wilayah masing-masing. Komitmen bersama ini menjadi pijakan agar pemilihan di 37 desa berjalan demokratis, lancar, dan tetap menjaga persatuan warga.