Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Gelar Syariah Expo dan Pawai Sambut Hari Santri 2026

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:46:31 WIB
Pawai Hari Santri diikuti civitas akademika Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

BENGKULU — Dekan Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Iim Fahimah, Lc, MA, menyebut rangkaian kegiatan Hari Santri tahun ini mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas" dan "Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri". Syariah Expo dan pawai menjadi agenda penutup setelah doa bersama, syukuran pemotongan nasi tumpeng, dan upacara peringatan di halaman rektorat.

Pawai berlangsung meriah dan diikuti segenap civitas akademika Fakultas Syariah, mulai dari mahasiswa, karyawan, hingga dosen. Expo yang digelar bersamaan memberi ruang bagi produk dan kegiatan akademik fakultas untuk dilihat langsung oleh warga kampus.

Pesan Moral di Balik Pawai Hari Santri

Iim Fahimah menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, ada pesan moral yang ingin disampaikan kepada masyarakat soal posisi santri dalam pembangunan.

"Melalui beragam kegiatan Hari Santri ini, kita ingin menyampaikan pesan bahwa para santri ikut memberikan kontribusi bagi pembangunan negeri ini. Kita bersyukur dan optimis, lewat peran dan kontribusi para santri, negara ini bisa menjadi negara yang hebat," tegas Iim Fahimah.

Dekan juga menempatkan Fakultas Syariah sebagai bagian dari upaya mencetak santri yang berilmu, beradab, dan berkhidmat untuk negeri. Komitmen itu, katanya, diterjemahkan lewat kegiatan yang melibatkan seluruh warga fakultas.

"Terima kasih kepada semuanya. Mari kita terus menjaga tradisi hari santri sebagai bentuk kontribusi kita bagi pembangunan bangsa dan negara yang kita cintai," ujar Iim Fahimah.

Pemerintah Perkuat Tata Kelola Pesantren Lewat Ditjen Baru

Dari sisi kebijakan, pemerintah menyampaikan penghargaan atas peran pondok pesantren dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk akhlak generasi muda, hingga menjaga persatuan. Menteri Sekretaris Negara menyebut Presiden memberi perhatian besar terhadap pesantren.

"Bapak Presiden memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pesantren. Kita semua memahami bahwa pesantren bukan hanya tempat untuk menimba ilmu agama, tetapi juga tempat membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta mendidik generasi muda agar memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap masyarakat dan bangsanya," ujar Mensesneg.

Peran pesantren, menurut pemerintah, telah terbukti sejak sebelum Indonesia merdeka dan terus berkembang. Dukungan diarahkan pada kualitas pendidikan, pembinaan santri, dan penguatan kelembagaan.

Sebagai bagian dari komitmen itu, Kementerian Agama memperkuat tata kelola dan pelayanan pesantren melalui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren. Pemerintah berharap seluruh pesantren berkembang menjadi lingkungan pendidikan yang baik, aman, nyaman, dan bermartabat bagi para santri.

"Tentunya yang kita harapkan adalah bagaimana seluruh pesantren dapat terus berkembang menjadi lingkungan pendidikan yang baik, aman, nyaman, dan bermartabat bagi para santri. Ini menjadi perhatian kita bersama, dan pemerintah akan terus berupaya melakukan perbaikan serta penguatan yang diperlukan," jelasnya.

Rangkaian Kegiatan Fakultas Syariah

Peringatan di UINFAS Bengkulu berjalan dua hari. Upacara Hari Santri digelar Kamis (22/10/2026) di halaman Rektorat, lalu Syariah Expo, doa bersama, syukuran pemotongan tumpeng, dan pawai digelar Jumat (23/10/2026).

Pelibatan mahasiswa dan dosen dalam pawai menunjukkan peringatan Hari Santri di kampus tidak hanya menyasar kalangan pesantren tradisional. Fakultas Syariah memposisikan diri sebagai penghubung antara tradisi pesantren dan pendidikan tinggi keislaman.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: bengkuluekspress.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top