1.350 Hektare Lahan Kopi di Lima Kabupaten Bengkulu Dapat Program Peremajaan, Petani Terima 1.000 Bibit Per Orang

Penulis: Hendrizal Satria  •  Senin, 01 Juni 2026 | 14:04:01 WIB
Petani di lima kabupaten Bengkulu menerima bantuan 1.000 bibit kopi untuk program peremajaan lahan seluas 1.350 hektare.

BENGKULU — Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Provinsi Bengkulu memastikan lima kabupaten menjadi sasaran program pengembangan kawasan kopi tahun depan. Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang mendapat jatah terluas, masing-masing 350 hektare.

Rejang Lebong dan Kepahiang Terima Jatah Terluas

Kepala Bidang Perkebunan DTPHP Provinsi Bengkulu, Bickman Panggarbesy, merinci total lahan yang mendapat bantuan mencapai 1.350 hektare. Selain dua kabupaten tersebut, Kaur dan Lebong masing-masing mendapat alokasi 300 hektare, sementara Bengkulu Selatan hanya 50 hektare.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas perkebunan kopi masyarakat,” ujar Bickman dalam keterangan resmi, pekan lalu.

Petani Bisa Meremajakan Maksimal Dua Hektare

Setiap petani yang tergabung dalam kelompok tani dan memenuhi syarat berhak melakukan peremajaan maksimal dua hektare lahan. Mereka akan menerima bantuan sekitar 1.000 batang bibit kopi per orang.

Bickman menjelaskan, bantuan ini diharapkan mampu mendongkrak hasil produksi kebun kopi rakyat yang selama ini menurun karena usia tanaman sudah tua.

Verifikasi CPCL Masih Berjalan di Tingkat Kabupaten

Proses penyaluran bantuan saat ini masih pada tahap verifikasi dan kelengkapan persyaratan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) di masing-masing kabupaten. Setelah dinyatakan lengkap, data akan diverifikasi ulang di tingkat provinsi sebelum diajukan ke pemerintah pusat untuk penetapan penerima.

  • Fakta Singkat Program Kopi Bengkulu 2026:
  • Total lahan: 1.350 hektare di lima kabupaten
  • Bantuan per petani: 1.000 batang bibit kopi untuk maksimal 2 hektare
  • Target: meningkatkan produktivitas dan daya saing kopi Bengkulu

Mengapa Peremajaan Kopi Mendesak Dilakukan?

Pemerintah menilai produktivitas perkebunan kopi rakyat di Bengkulu masih di bawah potensi optimal. Banyak tanaman kopi yang sudah berusia tua dan tidak produktif lagi. Program peremajaan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi nasional pengembangan komoditas unggulan daerah, selain tanaman kelapa.

“Kami berharap program ini dapat memperkuat daya saing kopi Bengkulu dan mendorong peningkatan kesejahteraan petani,” kata Bickman.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: ewarta.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top