BENGKULU UTARA — Sekda Fitriyansyah menegaskan bahwa seluruh koordinator bidang telah melaporkan kesiapan teknis dan operasional mereka. Laporan tersebut mencakup detail acara seremonial, hiburan masyarakat, hingga pengaturan lalu lintas dan posko keamanan.
Masukan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bengkulu Utara menjadi elemen krusial dalam rapat tersebut. Sekda mengungkapkan bahwa saran dari Forkopimda sangat memperkuat aspek mitigasi risiko, kelancaran lalu lintas, dan pengamanan selama perayaan.
“Forkopimda memberikan masukan yang membantu terkait keamanan dan kelancaran acara. Semua pihak berkomitmen untuk bekerja sama agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” ujar Fitriyansyah usai rapat.
Rapat finalisasi menghasilkan sejumlah keputusan teknis yang mengikat. Beberapa di antaranya adalah penetapan lokasi dan waktu upacara, rute karnaval, serta titik strategis untuk posko kesehatan dan keamanan. Panitia juga memastikan koordinasi transportasi bagi tamu undangan berjalan lancar.
Selain itu, instruksi penguatan protokol keselamatan dan pengecekan fasilitas penunjang seperti penerangan panggung, sistem audio, dan sarana darurat menjadi prioritas. Semua aspek ini dirancang agar perayaan berlangsung tertib dan meriah.
Pemkab Bengkulu Utara menargetkan HUT ke-67 menjadi momen kebersamaan bagi masyarakat. Sekda Fitriyansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak terkait atas komitmen yang telah ditunjukkan.
“Hari ini kita menyelesaikan rangkaian acara HUT Kabupaten Bengkulu Utara yang ke-67. Kita telah mendengarkan laporan dari masing-masing koordinator, termasuk aspek teknis dan operasional acara,” jelasnya.
Setelah rapat finalisasi ini, panitia dijadwalkan melakukan gladi bersih dan pengecekan akhir. Langkah ini menjadi tahap terakhir untuk memastikan seluruh persiapan di lapangan benar-benar siap menyambut puncak perayaan HUT ke-67 Bengkulu Utara.