BENGKULU — Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memperluas sasaran program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) hingga 200 unit rumah pada 2027. Perluasan ini menyusul masih ditemukannya rumah warga berdinding papan dan berlantai tanah di sejumlah wilayah kota.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan, saat ini data calon penerima bantuan sudah tersedia. Pihaknya tengah memastikan kesiapan proses pelaksanaan di lapangan agar penyaluran stimulan berjalan tepat sasaran.
Setiap rumah penerima program BSPS mendapat bantuan sekitar Rp 20 juta. Dana tersebut digunakan untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) melalui skema swadaya, di mana pemilik rumah turut terlibat dalam proses pembangunan.
"Program BSPS ini melibatkan masyarakat. Setiap rumah menerima bantuan sekitar Rp20 juta. Data penerima sudah ada, sekarang kami memastikan seluruh proses pelaksanaannya siap. Tahun ini terdapat 58 unit rumah yang mendapatkan bantuan BSPS di Kota Bengkulu," kata Dedy di Bengkulu, Selasa.
Pemkot Bengkulu mencatat realisasi program BSPS tahun ini baru mencapai 58 unit rumah. Angka ini akan ditingkatkan bertahap menjadi 100 hingga 200 unit penerima pada tahun depan.
Masih adanya rumah berdinding papan dan berlantai tanah menjadi indikator bahwa kebutuhan rehabilitasi hunian layak di Kota Bengkulu belum sepenuhnya teratasi. Temuan ini mendorong pemerintah daerah mempercepat perluasan cakupan program.
Perbaikan rumah tidak hanya menyangkut aspek fisik bangunan. Pemkot Bengkulu menilai hunian yang layak berpengaruh langsung terhadap kesehatan, keamanan, dan produktivitas keluarga.
"Dengan adanya program BSPS tersebut, perbaikan rumah menjadi bagian dari upaya menekan kemiskinan karena hunian yang layak berpengaruh terhadap kesehatan, keamanan, dan produktivitas keluarga," terang Dedy.
Perluasan jumlah penerima BSPS pada 2027 akan bergantung pada kemampuan anggaran daerah dan hasil pendataan RTLH yang masih tersebar di berbagai kelurahan. Pemkot juga mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
"Rumah sehat tidak harus mewah, tetapi harus bersih, nyaman, dan terawat," imbuhnya.