BENGKULU — Pembaruan yang dilakukan Daihatsu berfokus pada efisiensi mesin tiga silinder 658 cc. Hasilnya, varian penggerak roda depan (2WD) mencatat peningkatan konsumsi bahan bakar hingga 8 persen dibanding model sebelumnya, berdasarkan siklus pengujian WLTC.
Sementara itu, untuk varian 4WD, Mira e:S tercatat mampu menempuh 24,4 km per liter. Meski tenaga dan torsi ikut ditingkatkan, pabrikan belum merinci angka pastinya. Transmisi CVT tetap dipertahankan untuk semua varian.
Daihatsu menyematkan sistem keselamatan Smart Assist generasi terbaru pada Mira e:S. Sistem pengereman pencegah tabrakan kini mampu mendeteksi sepeda yang melintas, kendaraan dari arah berlawanan saat berbelok, hingga pejalan kaki dalam kondisi tertentu.
Fitur lain yang turut ditambahkan adalah Roadside Departure Warning dan Sway Warning. Untuk varian tertentu, lampu depan LED kini menjadi perlengkapan standar.
Dua opsi warna baru, Ceramic Green Metallic dan Grace Brown Crystal Mica, melengkapi palet warna Mira e:S. Model ini merupakan produk khusus pasar Jepang dan tidak dipasarkan di Indonesia.
Harga Mira e:S versi terbaru bervariasi tergantung varian. Varian tertingginya dibanderol 1.507.000 yen atau sekitar Rp 150 jutaan. Dengan rentang harga tersebut, Mira e:S menjadi salah satu mobil baru termurah yang masih tersedia di Jepang, bersaing dengan kei car lain seperti Suzuki Alto dan Honda N-Box.