BENGKULU — Kenaikan harga kendaraan baru tak terbendung. Ford Maverick, misalnya, saat pertama diluncurkan di Amerika Serikat ditawarkan di bawah US$ 20.000. Kini banderolnya merangkak naik 50 persen menjadi sekitar US$ 29.685. Calon pembeli pun berpikir ulang—terutama ketika cicilan bulanan dan depresiasi nilai jual kembali menjadi beban di tengah ekonomi yang tak menentu.
Dengan uang muka dan skor kredit yang baik, membeli truk baru seharga US$ 35.000 berarti menyiapkan angsuran lebih dari US$ 500 per bulan. Sebandingkah untuk kendaraan yang mungkin hanya dipakai menarik trailer dua kali setahun? Jawabannya bisa berbeda-beda, tetapi opsi mobil bekas kerap menawarkan utilitas serupa dengan harga yang lebih bersahabat.
Ford Maverick memang dikenal irit berkat mesin hybridnya. Namun, tanpa paket towing yang harganya US$ 4.760, kapasitas tariknya hanya 2.000 pon. Pada dasarnya, ini adalah sedan yang ditinggikan dengan bak kecil di belakang.
Sebagai perbandingan, Honda Ridgeline generasi lama dengan mesin J-series terkenal bandel dan mampu bertahan sangat lama. Dengan harga bekas yang bisa kurang dari sepertiga harga Maverick baru, pembeli sudah mendapatkan kapasitas tarik hingga 5.000 pon, tenaga lebih besar, dan kabin yang lebih lega. Meski sama-sama berpenggerak roda depan, Ridgeline menawarkan paket yang lebih baik.
Chevrolet Colorado varian dasar WT berpenggerak roda belakang dibanderol US$ 34.495. Mesin 2.7 liter turbo bertenaga 310 hp terdengar menjanjikan, namun kabinnya terasa sempit dan sumpek saat dikendarai. Tanpa paket ZR2 atau Trail Boss, tampilannya juga kurang gagah.
Daripada membayar mahal untuk Colorado dasar, mencari Chevrolet Avalanche bekas bisa menjadi langkah cerdas. Contoh nyata, Avalanche 2009 dengan kilometer rendah dan warna oranye dijual kurang dari setengah harga Colorado baru. Truk bekas ini menawarkan kabin yang lapang, mesin V8 bertenaga, dan kemampuan menarik trailer hingga 8.100 pon—jauh di atas Colorado dasar yang hanya 3.500 pon.
Hyundai Santa Cruz SE dengan penggerak roda depan dibanderol US$ 31.350. Posisinya sebagai truk kompak modern terasa premium, tetapi pilihan di pasar bekas bisa memberikan karakter yang lebih unik.
Subaru Baja, yang diproduksi sekitar dua dekade lalu, hadir sebagai kendaraan dengan konsep serupa: kabin penumpang nyaman dengan bak terbuka di belakang. Meski sudah berumur, Baja menawarkan pengalaman berkendara khas Subaru dengan ground clearance yang cukup. Harganya pun jauh lebih murah, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang mencari kendaraan serbaguna tanpa ingin merogoh kocek dalam-dalam.
Keputusan membeli truk baru di bawah US$ 35.000 kini penuh kompromi. Anda mungkin mendapatkan garansi dan teknologi terbaru, tetapi harus rela dengan kapasitas angkut yang terbatas. Di sisi lain, pasar mobil bekas menawarkan truk dengan kemampuan lebih besar, kabin lebih lega, dan harga yang jauh lebih rendah. Kelemahannya, Anda harus siap dengan biaya perawatan yang mungkin lebih tinggi karena usia kendaraan.
Pada akhirnya, pilihan kembali pada prioritas. Jika yang dicari adalah kendaraan kerja serius dengan biaya terjangkau, truk bekas seperti Ridgeline atau Avalanche sulit dikalahkan. Namun, jika teknologi dan efisiensi bahan bakar adalah segalanya, model baru seperti Maverick atau Santa Cruz tetap punya tempatnya.