Pemkab Rejang Lebong Matangkan Gebyar Semarak Merah Putih 1–10 November 2026, Libatkan 5 OPD

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Rabu, 30 September 2026 | 05:47:01 WIB
Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong Riki Irawan menyampaikan pembagian tugas lima OPD dalam Gebyar Semarak Merah Putih.

REJANG LEBONG — Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, menyatakan seluruh rangkaian kegiatan Gebyar Semarak Merah Putih telah dibagi ke masing-masing bidang atau OPD. Pembagian itu mengikuti tupoksi tiap instansi, dengan Dinas Pariwisata bertindak sebagai koordinator di bawah naungan Asisten I.

"Kalau di Dinas Pariwisata itu ditunjuk sebagai koordinator. Jadi seluruh kegiatan dibagi, masing-masing bidang atau OPD bertanggung jawab terhadap kegiatan yang telah dibuat," ujar Riki, Selasa (29/09/2026).

Lima OPD Pegang Peran Berbeda

Dispora Rejang Lebong akan menggelar sejumlah kegiatan olahraga. Dikbud lebih fokus pada Festival Drumband tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK.

Kesbangpol menangani kegiatan baris-berbaris dan kreasi. Sementara kegiatan UMKM dikoordinasikan Disperindag. Dinas Pariwisata sendiri menyiapkan festival musik, cipta lagu daerah, serta aransemen lagu daerah.

"Jadi kita berbagi tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing. Untuk mengkoordinir seluruhnya ditunjuk Dinas Pariwisata di bawah naungan Asisten I," jelasnya.

Persiapan Matang, Tinggal Pelaksanaan

Riki menyebut persiapan pelaksanaan kegiatan sudah cukup matang. Panitia kini memasuki tahap action setelah seluruh pembagian tugas rampung.

"Kalau sampai sekarang ini tinggal action saja lagi, karena persiapan sudah matang. Insya Allah sudah matang, tinggal action-nya lagi," katanya.

Bupati Rejang Lebong juga telah berkomunikasi langsung dengan event organizer yang ditunjuk Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk melaksanakan kegiatan di kabupaten tersebut.

Target Pergerakan Ekonomi Warga

Riki menegaskan kegiatan itu merupakan agenda Pemprov Bengkulu yang pelaksanaannya melibatkan daerah. Salah satu tujuan utamanya mendorong pergerakan ekonomi masyarakat Rejang Lebong.

"Ini kan kegiatan provinsi, yang meramaikannya kita di daerah, supaya ada pergerakan ekonomi. Multi efeknya pasti ada di situ, itu harapan kita," ungkapnya.

Antusiasme peserta sejauh ini dinilai cukup baik. Pengumuman kegiatan yang dilakukan sejak jauh hari diharapkan memberi waktu cukup bagi peserta untuk mempersiapkan diri.

"Antusias peserta lumayan. Mudah-mudahan dengan semakin kita umumkan lebih jauh hari, persiapan dari peserta juga lebih matang lagi," ujarnya.

Rencana Ceramah UAS Masih Digodok

Gebyar Semarak Merah Putih akan berlangsung 10 hari, dibuka dengan opening ceremony dan ditutup dengan closing ceremony. Agenda diisi kegiatan kebudayaan, etnik, olahraga, hingga seni.

Terdapat rencana menghadirkan Ustaz Abdul Somad untuk mengisi ceramah pada 31 Oktober 2026 atau sehari sebelum pembukaan. Riki menegaskan rencana itu masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi agenda final.

"Mudah-mudahan tidak ada halangan, mungkin tanggal 31 Oktober ada Ustaz Somad. Ini masih obrolan dulu, masih digodok," pungkasnya.

Riki mengajak masyarakat Rejang Lebong mendukung dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, keberadaan kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi warga setempat.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: nuansabengkulu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top