BENGKULU — Dinas Sosial Kota Bengkulu membuka ruang partisipasi warga melalui sistem pendataan sosial berbasis digital. Lewat sistem itu, masyarakat dapat mengusulkan penerima bantuan baru maupun menyanggah data penerima yang dinilai sudah tidak sesuai kondisi sebenarnya. Prosesnya berjalan melalui sistem terpadu berbasis data kependudukan dan verifikasi digital.
Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, menegaskan pemutakhiran data sosial ekonomi menjadi langkah penting dalam memastikan program perlindungan sosial tepat sasaran. Ia menyebut keterlibatan masyarakat menentukan kualitas data penerima manfaat.
Pemutakhiran data dilakukan sebagai dukungan terhadap penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Warga dilibatkan dalam tiga tahap sekaligus: pengusulan, pemutakhiran, dan pengawasan data penerima manfaat.
Afriyenita menjelaskan bahwa akurasi data menjadi faktor utama agar bantuan tidak salah sasaran. Data yang rapi juga membuat penyaluran lebih transparan dan berkeadilan.
"Pemutakhiran data sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat agar bantuan benar-benar diberikan kepada warga yang berhak," ujar Afriyenita.
Dinas Sosial Kota Bengkulu bersama pendamping sosial dan pemerintah wilayah terus melakukan verifikasi lapangan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesesuaian data penerima bantuan dengan kondisi masyarakat sebenarnya.
Kolaborasi ini diharapkan membuat penyaluran bantuan sosial berjalan lebih efektif. Warga yang membutuhkan perlindungan sosial bisa lebih cepat terdata.
Masyarakat dapat mengajukan bantuan sosial secara mandiri melalui portal resmi Perlinsos digital. Pendaftaran memerlukan perangkat yang terhubung internet dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai verifikasi identitas.
Dinas Sosial Kota Bengkulu mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital tersebut secara bijak. Data yang diberikan harus sesuai kondisi sebenarnya agar proses verifikasi berjalan lancar.
Warga yang aktif sebagai Agen Perlinsos di lingkungan masing-masing diharapkan membantu memberikan informasi soal kondisi sosial ekonomi tetangga. Peran itu mempercepat pemutakhiran data di tingkat RT dan kelurahan.