BENGKULU UTARA — Purnawan Endra menerima kunjungan perwakilan media di ruang kerjanya pada Kamis (25/9/2026) untuk meluruskan informasi yang berkembang di media sosial terkait isu iuran peserta didik. Pertemuan berlangsung hangat dan menjadi ruang konfirmasi resmi pihak sekolah.
Dalam keterangannya, Purnawan menegaskan pihak sekolah tidak pernah menginisiasi atau memungut biaya apa pun kepada siswa. Kabar yang beredar di jagat maya, katanya, murni inisiatif mandiri dari internal siswa tanpa keterlibatan lembaga pendidikan.
Bantahan Pihak Sekolah soal Pungutan Non-Resmi
Purnawan menyatakan komitmennya menghadirkan ekosistem sekolah yang sehat, akuntabel, dan bersih dari segala bentuk pungutan. Ia juga memastikan hak belajar anak didik tidak terbebani tarikan biaya non-resmi.
"Kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan ekosistem sekolah yang sehat, akuntabel, dan bersih dari segala bentuk pungutan. Pihak sekolah selalu mengupayakan agar hak belajar anak didik tidak terbebani oleh tarikan biaya non-resmi," ujar Purnawan.
Mengapa Klarifikasi Baru Disampaikan Sekarang?
Perwakilan media yang hadir menjelaskan bahwa ruang konfirmasi sengaja dibuka untuk memastikan keberimbangan berita atau cover both sides. Pada beberapa upaya kunjungan sebelumnya, Kepala Sekolah sedang tidak berada di tempat karena agenda kedinasan.
Kondisi itu membuat pihak sekolah baru bisa memberi penjelasan langsung kepada awak media terkait isu yang beredar di media sosial.
Kesepakatan Sinergi Sekolah dan Insan Pers
Pertemuan ditutup dengan kesepakatan bersama untuk saling bersinergi. Pihak sekolah dan insan pers berkomitmen membangun komunikasi yang lebih konstruktif serta transparan.
Sinergi itu diarahkan untuk mendukung kemajuan mutu pendidikan anak bangsa, khususnya di Kecamatan Pinang Raya.