Pencarian

MAHA Raih Kontrak Angkutan Batu Bara Rp2,2 Triliun hingga 2030

Jumat, 09 Oktober 2026 • 08:21:01 WIB
MAHA Raih Kontrak Angkutan Batu Bara Rp2,2 Triliun hingga 2030
PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) menandatangani kontrak jasa transportasi batu bara senilai sekitar Rp2,2 triliun hingga 2030.

BENGKULU — PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) menandatangani kontrak jasa transportasi batu bara senilai sekitar Rp2,2 triliun yang berlaku hingga 2030. Kontrak empat tahun itu diperoleh dari PT Ade Putra Tanrajeng, anak perusahaan PT Kutai Bara Nusantara, dan diteken pada 6 Oktober 2026. Perolehan ini datang saat kinerja keuangan MAHA tumbuh signifikan pada semester I-2026.

Paragraf pembuka: Kesepakatan itu mencakup jasa pengangkutan batu bara selama empat tahun ke depan. Direktur Utama MAHA Yenny Hamidah Koean menyatakan kontrak tersebut bakal berdampak langsung pada peningkatan pendapatan perseroan pada masa mendatang.

Nilai Kontrak dan Pihak yang Terlibat

MAHA meneken kerja sama dengan PT Ade Putra Tanrajeng, yang merupakan anak perusahaan PT Kutai Bara Nusantara. Nilai kontraknya mencapai sekitar Rp2,2 triliun untuk periode hingga 2030.

Penandatanganan berlangsung pada 6 Oktober 2026. Perseroan mengungkapkan perolehan kontrak ini melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia.

Yenny menegaskan kapabilitas perseroan dalam menggarap jasa transportasi komoditas pertambangan menjadi modal utama memenangi kerja sama tersebut.

Bukan Sekadar Angkut, Ini yang Dijual MAHA

Dalam keterangan resminya, Yenny menyebut layanan perseroan menekankan aspek keandalan, efisiensi, dan keselamatan pertambangan. Ketiga hal itu menjadi nilai jual MAHA di mata mitra tambang.

"Kontrak ini merupakan bukti nyata dari kapabilitas kami dalam memberikan jasa transportasi komoditas pertambangan yang handal, efisien, dan berorientasi pada keselamatan pertambangan. Kami optimis kerja sama ini akan membawa nilai tambah bagi kedua belah pihak," kata Yenny dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (8/10/2026).

Bagi perusahaan tambang, jasa angkutan jadi mata rantai krusial. Batu bara harus bergerak dari mulut tambang ke titik bongkar muat tanpa hambatan agar target produksi dan pengapalan tidak terganggu.

Ditopang Kinerja Semester I-2026

Kontrak baru ini datang saat kinerja keuangan MAHA mencatat pertumbuhan signifikan pada semester I-2026. Perseroan belum memerinci angka pertumbuhannya dalam keterbukaan informasi tersebut.

Bagi investor, jangka waktu kontrak yang mencapai empat tahun memberi gambaran soal visibilitas pendapatan perseroan. Arus kas dari jasa angkutan biasanya lebih stabil dibanding pendapatan yang bergantung pada fluktuasi harga komoditas.

MAHA tercatat sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia dan bergerak di bidang jasa transportasi komoditas pertambangan. Kontrak dengan Ade Putra Tanrajeng menambah portofolio kerja sama perseroan di sektor batu bara Kalimantan.

Penutup: Dengan nilai Rp2,2 triliun yang tersebar hingga 2030, kontrak ini menjadi salah satu penopang pendapatan jangka panjang MAHA. Pasar akan menantikan realisasi angkutan dan kontribusinya terhadap kinerja kuartalan perseroan.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks