Pencarian

Rumah Pompa Sungai Bengkulu Rampung 2025, Genangan Diperkirakan Turun dari 1,4 Meter jadi 0,2 Meter

Kamis, 15 Oktober 2026 • 05:47:01 WIB
Rumah Pompa Sungai Bengkulu Rampung 2025, Genangan Diperkirakan Turun dari 1,4 Meter jadi 0,2 Meter
Rumah pompa Sungai Bengkulu rampung pada 2025 dan menunggu integrasi dengan drainase perkotaan.

BENGKULU — Kepala BWS Sumatera VII Wiel Mushawiry Suryana menyatakan rumah pompa menjadi komponen wajib dalam sistem pengendalian banjir kawasan Sungai Bengkulu. Fasilitas itu sudah selesai dikerjakan pada 2025 dan tinggal menunggu integrasi dengan drainase kota.

"Rumah pompa ini merupakan salah satu yang harus dimiliki dalam suatu pengendalian banjir. Nantinya akan terintegrasi dengan drainase perkotaan yang saat ini ada di bawah pemerintah kota," kata Wiel, Rabu (14/10/2026).

Dipicu Banjir Besar 2019-2021

Penanganan Sungai Bengkulu disusun setelah banjir besar melanda kawasan perkotaan pada 2019-2021. Ketika itu air dari sistem drainase tidak mengalir optimal karena debit sungai tinggi, diperparah pengaruh pasang air laut.

Banjir tersebut menimbulkan korban jiwa. Peristiwa itu menjadi salah satu dasar Kementerian PUPR menyusun detail desain penanganan Sungai Bengkulu.

Dari desain itu, pemerintah merencanakan sembilan kegiatan pengendalian banjir. Dua di antaranya sudah direalisasikan, yakni peninggian tanggul dan pembangunan rumah pompa.

"Yang sudah kami lakukan adalah peninggian tanggul. Kemudian yang kedua rumah pompa yang sudah kami rampungkan pada 2025," jelas Wiel.

Dua Kolam Retensi Diusulkan, Anggaran Rp 118 Miliar

BWS Sumatera VII juga mengusulkan pembangunan dua kolam retensi di kawasan tersebut. Kolam retensi berfungsi menampung dan menahan air sebelum dipompa keluar, dilengkapi pintu pengatur aliran.

Anggaran pembangunan dua kolam retensi diperkirakan sekitar Rp 118 miliar. Wiel berharap realisasinya bisa dimulai tahun depan.

"Kami harapkan tahun depan sudah bisa ada realisasi. Kabar yang kami dapat sudah cukup positif, tetapi masih banyak yang harus ditindaklanjuti," ujarnya.

Genangan Diperkirakan Turun, tapi Belum Bebas Total

Penanganan yang sudah berjalan disebut menurunkan risiko banjir. Berdasarkan simulasi, tinggi genangan yang semula sekitar 1,4 meter diperkirakan dapat ditekan menjadi sekitar 0,2 meter.

"Luas genangan juga tereduksi, dari sekitar 1.600 hektare menjadi sekitar 600 hektare," ungkap Wiel.

Meski begitu, Wiel menegaskan kawasan Sungai Bengkulu belum akan sepenuhnya bebas genangan. Hujan ekstrem masih berpotensi memicu banjir.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks