Pencarian

Gianni Infantino Tinjau GBK Jelang Final ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand

Kamis, 15 Oktober 2026 • 15:37:31 WIB
Gianni Infantino Tinjau GBK Jelang Final ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand
Presiden FIFA Gianni Infantino meninjau Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (4/10) malam.

BENGKULU — Presiden FIFA Gianni Infantino mengunjungi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (4/10) malam. Ini menjadi kunjungan pertama orang nomor satu FIFA tersebut ke stadion berkapasitas besar itu. Kedatangannya untuk meninjau kesiapan venue final dan upacara penutupan FIFA ASEAN Cup 2026.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendampingi langsung Infantino selama peninjauan di SUGBK. Keduanya menyusuri sejumlah area stadion untuk memastikan kesiapan menjelang partai puncak.

Laga final FIFA ASEAN Cup 2026 akan mempertemukan Timnas Indonesia dengan Thailand. Upacara penutupan turnamen juga dijadwalkan berlangsung di venue yang sama.

Arti Kunjungan Infantino bagi Indonesia

Kehadiran Presiden FIFA di SUGBK menjadi sinyal bahwa federasi tertinggi sepak bola dunia memberi perhatian penuh pada penyelenggaraan turnamen di Indonesia. Erick sebelumnya menegaskan Indonesia serius sebagai tuan rumah.

Sekretaris Jenderal FIFA juga sempat memuji Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Erick kala itu mendorong Timnas Garuda tampil maksimal dan meraih gelar juara.

Rekam Jejak Stadion GBK di Mata FIFA

SUGBK bukan nama asing di kalangan FIFA. Stadion ini beberapa kali menjadi saksi laga internasional level senior, termasuk ajang yang melibatkan Timnas Indonesia.

Kunjungan pertama Infantino ini menjadi catatan tersendiri bagi sejarah stadion. Sebelumnya tidak ada presiden FIFA yang meninjau langsung SUGBK dalam konteks turnamen resmi FIFA.

Kesiapan Infrastruktur Jadi Sorotan

Peninjauan malam dilakukan untuk mengecek kesiapan stadion secara keseluruhan. Mulai dari kondisi lapangan, tribune, hingga fasilitas pendukung upacara penutupan. PSSI belum merinci hasil pengecekan tersebut.

Perhatian terhadap infrastruktur besar lantaran final ASEAN Cup menyatukan dua tim terkuat kawasan. Atmosfer pertandingan diprediksi berlangsung ketat dan bertekanan tinggi.

Setelah final, agenda sepak bola nasional berlanjut ke persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2030. Erick Thohir sempat membahas soal kualitas pemain dan target jangka panjang Indonesia di kancah global.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: enamplus.liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks