Pencarian

Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir: Modal ke Piala Dunia

Rabu, 07 Oktober 2026 • 08:20:01 WIB
Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir: Modal ke Piala Dunia
Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

BENGKULU — Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Gelar ini menjadi trofi major pertama Indonesia sejak 1991 dan yang pertama dari turnamen resmi FIFA. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai kemenangan ini sebagai modal berharga menuju Piala Dunia.

Laga final berlangsung sengit hingga babak perpanjangan waktu 120 menit dengan skor 2-2 sebelum akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Erick Thohir menyaksikan pertandingan itu bersama Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden FIFA Gianni Infantino yang hadir langsung di stadion.

PSSI menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh serta memperbaiki sejumlah kelemahan Timnas Indonesia sebagai persiapan menuju Piala Asia. Evaluasi itu menjadi bagian dari peta jalan pembinaan tim nasional setelah gelar di level ASEAN diraih.

Apresiasi untuk Perjuangan Pemain

Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada para pemain yang bertahan sampai titik terakhir pertandingan. Menurutnya, pengalaman melakoni laga final dengan tekanan tinggi menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemain dan pelatih.

"Saya mengapresiasi perjuangan pemain sampai titik terakhir. Ini pelajaran bagus buat seluruh pemain, buat pelatih, bahwa kalau memang kita mau masuk Piala Dunia, kita harus serius mempersiapkan diri dan tantangannya sangat berat," ujar Erick seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora.

Dia menegaskan semangat juang tinggi harus terus dijaga untuk memajukan sepak bola nasional. Erick juga menyebut evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebagai persiapan menghadapi turnamen berikutnya di level benua.

Pelajaran dari Final 120 Menit

Final melawan Thailand menuntut Timnas Indonesia bermain hingga perpanjangan waktu. Skor 2-2 bertahan sampai 120 menit, sebelum adu penalti memastikan kemenangan 4-2 untuk Indonesia.

Menurut Erick, hasil itu memperlihatkan bahwa Indonesia bukan bangsa yang mudah menyerah. Namun dia mengingatkan masih ada beberapa kelemahan yang harus diperbaiki jika Indonesia ingin bersaing di Piala Asia.

"Kita bangsa Indonesia, kita bukan bangsa kalah-kalahan. Kita harus terus meningkatkan sepak bola kita. Ada beberapa kelemahan, ya, mungkin harus kita perbaiki kalau kita mau mempersiapkan untuk nanti di Piala Asia," tegasnya.

Trofi Major Pertama Sejak 1991

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi trofi major pertama Timnas Indonesia sejak 1991. Indonesia juga untuk pertama kalinya menjuarai turnamen resmi yang digelar FIFA.

Pencapaian itu menempatkan Timnas Indonesia pada posisi baru di peta sepak bola Asia Tenggara. Sebelumnya, prestasi di level senior lebih banyak diraih pada turnamen regional non-FIFA.

Kehadiran Presiden FIFA Gianni Infantino di SUGBK menandai pengakuan internasional atas penyelenggaraan final. Kehadiran Prabowo Subianto menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pembinaan sepak bola nasional.

Bagi PSSI, fokus berikutnya adalah memastikan gelar ini tidak berhenti sebagai euforia. Evaluasi yang dijanjikan Erick Thohir akan menentukan apakah Indonesia bisa menjaga momentum menuju Piala Dunia dan Piala Asia.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: medcom.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks