LEBONG — Bupati Lebong H. Azhari, S.H., M.H. memimpin langsung aksi gotong royong tebas bayang yang melibatkan Ketua DPRD Carles Ronsen, S.Sos., Sekretaris Daerah Dr. H. Syarifudin, S.Sos., M.Si., dan Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, S.H., S.I.K. Jajaran Koramil Lebong Atas serta para ASN di lingkungan Pemkab Lebong turut serta dalam kegiatan yang berlangsung di jalur lintas Lebong–Arga Makmur.
Aksi kebersihan lingkungan ini digelar untuk mendukung Program Indonesia Asri yang diinisiasi bersama oleh Pemkab Lebong, Kejari Lebong, TNI, dan Polri. Sasaran utamanya adalah semak belukar dan tumbuhan liar yang menutupi area tikungan maupun badan jalan di sekitar Kecamatan Lebong Atas.
Dua Sasaran Utama: Jarak Pandang dan Lebar Jalan
Pembersihan ilalang dan semak belukar di jalur lintas Lebong–Arga Makmur diarahkan pada dua persoalan yang selama ini dikeluhkan pengendara. Pertama, meningkatkan keselamatan lalu lintas dengan membuka jarak pandang agar pengendara tidak terhalang semak belukar yang menutupi tikungan.
Kedua, mencegah penyempitan jalan akibat tumbuhan liar yang memakan sebagian jalur lalu lintas kendaraan. Kedua persoalan itu dinilai berkaitan langsung dengan risiko kecelakaan di ruas jalan tersebut.
Bupati: Gotong Royong Lintas Sektor Jadi Agenda Rutin
Bupati Lebong menegaskan bahwa kegiatan gotong royong yang melibatkan Forkopimda dan seluruh OPD merupakan agenda rutin Pemkab Lebong. "Hari ini kita Pemerintah Kabupaten Lebong bersama unsur Forkopimda melaksanakan gotong royong tebas bayang di depan Koramil Lebong Atas. Hal tersebut kita giatkan guna meningkatkan keselamatan berlalu lintas masyarakat, serta mencegah penyempitan jalan di area Kecamatan Lebong Atas," ujar Azhari.
Azhari menyatakan kegiatan serupa akan terus digalakkan secara berkala ke depannya. Pelibatan ASN dari seluruh perangkat daerah menunjukkan bahwa pembersihan jalur bukan pekerjaan satu dinas saja.
Imbauan ke Warga: Jaga Kebersihan Lingkungan Masing-Masing
Selain menggerakkan jajaran pemerintah, Bupati Lebong mengimbau masyarakat untuk proaktif menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan di wilayah masing-masing. Menurutnya, sinergitas antara pemerintah dan warga perlu terus dijalin agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat.
"Kita sudah sering melaksanakan kegiatan seperti ini. Saya harap di samping kepedulian dari pemerintah, masyarakat juga harus proaktif dalam menjaga lingkungan sekitar mereka sendiri, baik itu kebersihan maupun hal lainnya, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat," tutup H. Azhari.
Jalur lintas Lebong–Arga Makmur menjadi penghubung utama warga Kabupaten Lebong dengan wilayah Kabupaten Bengkulu Utara. Kondisi jalur yang bersih dari semak belukar diharapkan menekan risiko kecelakaan, terutama di area tikungan yang sebelumnya tertutup pandangan.