KEPAHIANG — Rombongan BAZNAS Provinsi Bengkulu mendatangi lokasi kebakaran di Desa Ujan Mas Atas untuk melihat kondisi rumah Gatot Sugiharto yang ludes dilalap api. Kedatangan jajaran lembaga zakat provinsi itu bukan sekadar kunjungan simpati, melainkan bagian dari proses verifikasi dan pendataan di lokasi kejadian.
Pendataan tersebut menjadi dasar bagi BAZNAS Provinsi Bengkulu untuk menentukan bentuk bantuan yang akan diberikan kepada keluarga korban. Dari hasil peninjauan dan pendataan awal, lembaga itu memastikan bantuan untuk mendukung pembangunan kembali rumah yang terbakar akan segera disalurkan.
Siapa yang Memimpin Peninjauan di Kepahiang
Peninjauan dipimpin langsung Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., didampingi Wakil Ketua III Nazief Susila Dharma, S.TP., M.Ak. Keduanya turun ke lokasi untuk memastikan kondisi rumah yang terbakar dan dampak kerugian yang ditimbulkan tercatat dengan benar.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respons terhadap musibah yang dialami korban. Jajaran BAZNAS Provinsi Bengkulu menyebut peninjauan sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi rumah yang terbakar dan dampak kerugian yang ditimbulkan.
Bantuan untuk Membangun Kembali Rumah Korban
Bantuan yang disiapkan BAZNAS Provinsi Bengkulu diarahkan untuk mendukung pembangunan kembali rumah yang terbakar. Harapannya, keluarga Gatot Sugiharto bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak setelah mengalami musibah kebakaran.
Yulkamra menegaskan bahwa kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memberikan pelayanan dan bantuan kemanusiaan.
"Kami hadir untuk melihat langsung kondisi warga yang tertimpa musibah sekaligus melakukan pendataan agar bantuan yang diberikan dapat sesuai dengan kebutuhan korban," ujarnya.
Ia menambahkan, BAZNAS Provinsi Bengkulu berupaya memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran. Prioritas diberikan kepada warga yang menghadapi kondisi darurat dan membutuhkan bantuan.
Dana ZIS Jadi Sumber Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
Bantuan bagi korban kebakaran di Kepahiang bersumber dari dana ZIS yang dihimpun BAZNAS Provinsi Bengkulu dari masyarakat. Yulkamra berharap penyaluran itu dapat meringankan beban keluarga korban dan membantu proses pembangunan kembali rumah yang terbakar.
"Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban keluarga korban dan membantu proses pembangunan kembali rumah yang terbakar sehingga mereka dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak," tambahnya.
BAZNAS Provinsi Bengkulu menyatakan terus mengoptimalkan penyaluran dana ZIS melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Peran itu menjadi bagian dari upaya lembaga dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang terdampak bencana dan musibah.