Pencarian

Wagub Bengkulu Mian Minta Perkebunan dan Tambang Tak Bakar Lahan, 15.961 Warga Terkena ISPA

Rabu, 21 Oktober 2026 • 08:17:02 WIB
Wagub Bengkulu Mian Minta Perkebunan dan Tambang Tak Bakar Lahan, 15.961 Warga Terkena ISPA
Wagub Bengkulu Mian meminta perusahaan perkebunan dan pertambangan tidak membakar lahan saat kemarau panjang.

BENGKULU — Surat edaran yang diterbitkan Pemprov Bengkulu menyasar dua kelompok sekaligus: perusahaan perkebunan dan pertambangan, serta warga desa yang membuka lahan dengan cara membakar. Mian menyebut langkah itu diambil karena kemarau panjang akibat El Nino berpotensi memperluas area terbakar.

Instruksi serupa diteruskan ke tingkat kabupaten dan kota. Pemerintah daerah diminta memantau kawasan hutan yang berpeluang memunculkan titik panas baru, bukan hanya menunggu laporan dari pusat.

Hotspot Nyaris Nol, tapi Kewaspadaan Tetap Dipasang

Mian mengeklaim titik panas di wilayah Bengkulu sudah bisa ditekan. Menurut dia, hasil itu bukan alasan untuk berhenti mengawasi.

"Alhamdulillah hotspot yang ada di Provinsi Bengkulu bisa kita elemenir bahkan hampir dikatakan tidak ada, dan ini terus menerus bukan berarti kita diam tetapi dengan penyampaian-penyampaian terus ke para pelaku usaha untuk tidak menggarap lahannya dengan membakar," ujar Mian, Selasa (20/10/2026).

Selain surat edaran ke dunia usaha, Pemprov Bengkulu berkoordinasi dengan tim terpadu lintas instansi. Basarnas, tim Kehutanan, Forkopimda, TNI, dan Polri dilibatkan untuk mengantisipasi munculnya titik api.

Kepala desa diminta meneruskan imbauan ke warganya melalui bupati. Mian menyebut arahan itu memakai prinsip zero burning—pengelolaan lahan tanpa pembakaran sama sekali.

"Para kepala desa melalui bupati telah dibuat surat edaran untuk warganya atau petani tidak mengelola lahan dengan cara membakar dan katakan istilahnya zero burning sehingga ini mudah-mudahan tetap begini," sambungnya.

15.961 Penderita ISPA Jadi Alarm Layanan Kesehatan

Angka penderita ISPA di Bengkulu sepanjang Januari–September mencapai 15.961 orang. Data itu membuat Mian meminta puskesmas dan posyandu meningkatkan pelayanan.

Dinas kesehatan diminta bergerak aktif, tidak menunggu pasien datang. Mian berharap lonjakan penyakit asma akibat paparan asap bisa ditekan.

"Dinas kesehatan juga posisinya terus melakukan peningkatan layanan. Tapi insyaAllah Provinsi Bengkulu juga grafik penyakit yang asma karena asap ISPA bisa di-eliminir dengan baik, dan kita ucap syukur juga di Bengkulu masih ada hujan sekali-sekali dibanding daerah lain," ujarnya.

Mitigasi Langit dan Harapan pada Hujan Lebih Cepat

Gubernur Bengkulu disebut terus menjalankan upaya mitigasi langit agar provinsi terhindar dari bencana alam. Pemprov berharap musim hujan tiba lebih awal dari perkiraan.

"Di samping itu, ya Pak Gubernur juga terus berupaya mitigasi langit jadi terus berdoa agar Provinsi Bengkulu dijauhkan dari bahaya, dijauhkan dari bencana dan mudah-mudahan kita berharap juga El Nino musim panas keberpanjangan ini segera berakhir, dan curah hujan juga kita harapkan bisa cepat tiba tidak harus sampai akhir November dan sebagainya," harap Mian.

Bagi pelaku usaha, surat edaran itu berlaku sebagai peringatan awal. Pembakaran lahan saat kemarau panjang berisiko memicu kebakaran hutan dan menambah beban layanan kesehatan di kabupaten dan kota.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks