LEBONG — Rombongan Polda Bengkulu tiba di Mapolres Lebong dan langsung menerima laporan situasi wilayah dari Kapolres AKBP Agoeng Ramadhani. Laporan itu mencakup kondisi keamanan, realisasi anggaran, program ketahanan pangan, persiapan Pilkades serentak, hingga tantangan yang dihadapi jajaran di lapangan.
Kabupaten Lebong tercatat terdiri dari 12 kecamatan, 93 desa, dan 11 kelurahan yang diawasi 5 jajaran Polsek. Dari wilayah seluas itu, Polres Lebong menjalankan sejumlah program berbasis desa, termasuk penanaman jagung dan bawang putih.
Kapolres menyebut penanaman jagung telah berjalan di 43 desa dan panen di 36 desa. Penanaman bawang putih dilakukan di Desa Mangkurajo.
"Kabupaten Lebong terdiri dari 12 kecamatan, 93 desa dan 11 kelurahan dengan 5 jajaran Polsek. Polres Lebong telah melaksanakan program penanaman jagung di 43 desa dan panen di 36 desa, serta penanaman bawang putih di Desa Mangkurajo," kata Kapolres Agoeng.
Program Sapa Desa juga terus dijalankan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Jajaran kepolisian sekaligus menyiapkan penyelenggaraan Pilkades serentak di 78 desa.
Dalam arahannya kepada seluruh personel, Kapolda Yudhi menekankan penerapan tagline "Polisi Bersama Masyarakat" sesuai arahan Kapolri. Jajaran diminta hadir dekat dengan warga dan tidak menunggu masalah menjadi viral sebelum ditangani.
Yudhi juga melarang keterlibatan personel dalam perjudian dan penyalahgunaan narkoba. Kepolisian diminta mendorong pengelolaan pertambangan rakyat sesuai peraturan yang berlaku.
Setelah salat Jumat keliling di Masjid Agung Sultan Abdullah, Kapolda berdialog langsung dengan masyarakat. Warga menyampaikan keluhan soal pungutan liar dan begal di jalur logistik, kenakalan remaja akibat penyalahgunaan lem aibon, serta pernikahan di bawah umur.
Kapolda memberikan tanggapan dan arahan tindak lanjut dengan melibatkan pihak terkait di Kabupaten Lebong. Keluhan warga itu menjadi masukan langsung bagi jajaran kepolisian setempat.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan peletakan batu pertama bedah rumah dan penyerahan bantuan sosial. Kapolda juga meresmikan Jembatan Merah Putih dan meninjau lahan bawang putih di Desa Mangkurajo sebelum meninggalkan wilayah Lebong.
Sebelumnya, kegiatan di Mapolres Lebong mencakup coffee morning bersama Forkopimda, peninjauan Gedung Pelayanan Terpadu SPKT-SKCK, serta Green Policing berupa penanaman pohon dan pelepasan bibit ikan.
Kapolres Agoeng menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti seluruh arahan Kapolda untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat Lebong.
"Kami akan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada, memperkuat sinergi dengan pemda dan tokoh masyarakat, serta memetakan titik-titik kerawanan agar seluruh tahapan keamanan termasuk Pilkades berjalan aman dan kondusif," ujarnya.