KAUR — Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Nasrur Rahman memastikan pemerintah daerah segera turun ke lapangan memantau perkembangan harga bahan pokok. Pengecekan menyasar pasar untuk mengidentifikasi komoditas yang mengalami kenaikan signifikan. Cabai menjadi salah satu komoditas yang jadi perhatian menyusul lonjakan harga dalam waktu terakhir.
Rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah digelar melalui Zoom Meeting pada Kamis (22/10/2026), dipimpin arahan Mendagri Tito Karnavian. Dari forum itu, Pemkab Kaur diminta mempercepat langkah antisipasi agar tekanan inflasi tidak menggerus daya beli warga.
Komoditas Apa Saja yang Dipantau?
Pemantauan tidak hanya pada cabai. Nasrur menyebut pemerintah daerah juga akan melihat harga kebutuhan masyarakat sehari-hari sebagai bagian dari upaya mengantisipasi lonjakan inflasi di daerah.
"Pengecekan harga bahan pokok di pasaran ini untuk memastikan komoditas apa saja yang mengalami kenaikan harga. Selain meroketnya harga cabai, kami juga akan melihat harga kebutuhan masyarakat sehari-hari sebagai salah satu upaya mengantisipasi lonjakan inflasi di daerah," jelas Nasrur Rahman.
Menurutnya, pemantauan langsung diperlukan agar pemerintah memiliki gambaran faktual kondisi harga di tingkat pedagang. Data itu nantinya menjadi dasar menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan persoalan di lapangan.
Daya Beli Rumah Tangga Jadi Pertaruhan
Kenaikan harga kebutuhan pokok berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga. Jika berlangsung signifikan, masyarakat harus merogoh biaya lebih besar untuk kebutuhan sehari-hari. Kelompok rumah tangga dengan anggaran terbatas paling rentan terdampak.
Pemkab Kaur menaruh perhatian pada kondisi itu karena dampaknya tidak berhenti di kantong warga. Kenaikan harga yang berlanjut berpotensi memengaruhi laju inflasi daerah secara keseluruhan.
Solusi Menunggu Hasil Pengecekan Pasar
Nasrur menegaskan pemerintah daerah akan mengkaji langkah yang dapat ditempuh setelah mengetahui komoditas mana yang naik harga beserta kondisi riil di pasar.
"Setelah mengetahui komoditas apa saja yang mengalami kenaikan harga, langkah Pemda Kaur adalah mencari solusi untuk mengatasi lonjakan tersebut. Harapannya, kenaikan harga bahan pokok di pasaran tidak berdampak negatif terhadap perekonomian masyarakat," ujarnya.
Pengecekan pasar diharapkan menjadi langkah awal merumuskan pengendalian harga yang tepat sasaran. Identifikasi komoditas yang naik menjadi kunci agar penanganan bisa disesuaikan dengan kondisi pasokan, distribusi, dan permintaan di Kaur.
Bagi warga, stabilitas harga pangan menentukan apakah kebutuhan sehari-hari tetap terjangkau. Hasil pemantauan pasar dan tindak lanjut pemerintah akan menjadi penentu efektivitas upaya menjaga stabilitas harga di Kabupaten Kaur.