BENGKULU – H-sebelas menjelang bulan suci Ramadan, harga komoditas pangan hewani di Kota Bengkulu mulai merangkak naik. Pantauan di Pasar Minggu pada Rabu (18/2/2026) menunjukkan lonjakan harga yang signifikan pada daging ayam potong dan daging sapi akibat tingginya permintaan masyarakat untuk persiapan sahur dan berbuka.
Kenaikan ini terjadi secara bertahap dalam sepekan terakhir dan diprediksi masih akan berfluktuasi hingga memasuki hari pertama puasa.
| Komoditas | Harga Normal | Harga Terkini (18 Feb) | Kenaikan |
|---|---|---|---|
| Daging Ayam Potong | Rp35.000 /kg | Rp45.000 /kg | Rp10.000 (28%) |
| Daging Sapi | Rp130.000 /kg | Rp140.000 /kg | Rp10.000 (7,6%) |
Pedagang daging di Pasar Minggu, Eri, menyebutkan bahwa fenomena kenaikan harga ini merupakan siklus tahunan yang sulit dihindari. Selain faktor psikologis pasar menjelang Ramadan, kendala di tingkat produsen (kandang) turut memengaruhi harga jual ke konsumen.
“Permintaan sedang tinggi-tingginya karena warga mulai stok kebutuhan. Di sisi lain, pasokan ayam dari kandang juga sedikit berkurang, sehingga harga otomatis terdongkrak naik,” jelas Eri, Rabu (18/2/2026).
Meskipun harga melonjak, aktivitas jual beli di pasar tradisional terbesar di Bengkulu ini terpantau tetap stabil. Sebagian besar warga menganggap kenaikan ini sebagai hal yang lumrah. Natali, salah seorang pembeli, mengaku tetap membeli daging sapi untuk tradisi makan bersama keluarga menyambut awal puasa.
Namun, masyarakat tetap menaruh harapan besar pada langkah preventif pemerintah daerah. Warga meminta dinas terkait untuk:
Melakukan Sidak Pasar: Memastikan tidak ada penimbunan stok oleh oknum.
Operasi Pasar Murah: Memberikan akses pangan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Menjamin Stok: Memastikan pasokan dari luar daerah tetap lancar selama satu bulan penuh.
Pemerintah Kota Bengkulu diharapkan segera turun tangan melakukan pengawasan harga ( price monitoring) agar daya beli masyarakat tidak terganggu selama menjalankan ibadah di bulan suci 1447 H.