Rayhan Hannan Pikat John Herdman di Pemusatan Timnas Indonesia Berkat Insting Bertahan Alami

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 03:25:01 WIB
Rayhan Hannan menunjukkan insting bertahan alami dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia di GBK.

BENGKULU — Pemusatan latihan Timnas Indonesia yang digelar di Stadion Madya GBK, Jakarta, Sabtu (30/5/2026), menjadi panggung bagi Rayhan Hannan untuk menunjukkan kualitasnya. John Herdman secara khusus menyoroti satu aspek yang jarang dimiliki pemain lokal: kemauan keras untuk memenangkan kembali bola setelah kehilangan penguasaan.

Intensitas Alami yang Langka di Skuad Garuda

Herdman mengakui Hannan memiliki karakter yang berbeda dari rata-rata pemain menyerang di Indonesia. "Saya rasa di Indonesia saya melihat banyak pemain menyerang ketika mereka kehilangan bola, itu bukan masalah mereka. Tapi, untuk Hanan, dia menikmati bagian dari permainan tersebut," ujar Herdman.

Pelatih berusia 50 tahun itu menekankan bahwa cetak biru taktis Timnas Indonesia membutuhkan intensitas tinggi. Hannan dianggap memenuhi kriteria tersebut secara natural tanpa perlu diinstruksikan. "Anda tidak perlu memberitahunya sebagai pelatih, dia memiliki keinginan untuk memenangkan bola," lanjutnya.

Kemampuan Kreatif dan Etos Kerja Tinggi

Selain insting bertahan, Herdman menilai Hannan sebagai pemain komplet. Dalam lima pertandingan terakhir musim ini, performa kreatifnya dinilai sangat baik. "Saya rasa dia menunjukkan bahwa dia bisa mencetak gol, dia bisa memecah garis pertahanan," kata Herdman.

Yang membedakan, ketika bola lepas dari kakinya, Hannan tidak berhenti. Ia bersedia mengejar dan merebut kembali. "Ketiga, ketika dia kehilangan bola, dia bersedia untuk merebutnya kembali," tambah pelatih yang membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 itu.

Peluang Tembus Skuad Piala AFF 2026

Pemanggilan Hannan ke pemusatan latihan ini menjadi sinyal positif. Piala AFF 2026 akan digelar mulai pekan keempat Juli mendatang. Dengan pujian langsung dari pelatih kepala, peluang Hannan untuk masuk skuad final semakin terbuka lebar.

Herdman tampak serius membangun tim dengan karakter pemain seperti Hannan: pekerja keras, cerdas secara taktis, dan punya determinasi tinggi. Kombinasi kreativitas di lini depan dan etos kerja di lini tengah membuat pemain berusia 22 tahun itu layak dipantau perkembangannya.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: bola.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top