BENGKULU — Pemilihan Ketua PWI Provinsi Bengkulu periode 2026-2031 diprediksi berlangsung lebih kompetitif tahun ini. Untuk pertama kalinya, muncul dua kandidat dari lingkungan internal RBMG yang selama ini dikenal solid.
Doni Aftarizal menjadi kandidat pertama yang mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat PWI Bengkulu, Jalan Pembangunan No. 3, Padang Harapan, Kota Bengkulu. Formulir diambil melalui perwakilannya, Dian Darsah, sekitar pukul 11.35 WIB.
Selama ini, RBMG dikenal sebagai kelompok wartawan yang selalu mengusung satu calon tunggal dalam setiap kontestasi PWI Bengkulu. Marsal Abadi, Ketua PWI petahana yang juga karyawan RBMG, digadang-gadang akan kembali maju pada periode mendatang.
Doni mengakui bahwa keputusannya maju telah melalui pertimbangan matang dan diskusi dengan banyak rekan wartawan. Ia menegaskan bahwa pencalonan ini tidak terkait dengan perusahaan media tempatnya bekerja.
"Saya serius maju sebagai calon Ketua PWI Bengkulu. Keputusan ini saya ambil setelah melalui pertimbangan yang matang dan berdiskusi dengan banyak rekan-rekan wartawan," ujar Doni.
Doni menekankan bahwa dirinya membedakan antara posisinya sebagai karyawan RBMG dengan haknya sebagai anggota PWI. Ia menilai demokrasi internal organisasi harus tetap dijaga sehingga setiap anggota yang memenuhi syarat memiliki kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri.
"Terkait posisi saya di RBMG, saya memandang perusahaan tempat saya bekerja dan organisasi profesi adalah dua hal yang berbeda. Pencalonan ini merupakan keputusan pribadi saya sebagai anggota PWI yang memiliki hak untuk dipilih dan memilih," tegas Doni.
Ia menambahkan bahwa dirinya maju bukan untuk mewakili kepentingan kelompok tertentu, melainkan membawa gagasan dan program demi kemajuan PWI Bengkulu.
Menanggapi dinamika tersebut, Marsal Abadi menyatakan bahwa kontestasi dalam organisasi merupakan bagian dari proses demokrasi yang terbuka. Ia menegaskan seluruh anggota memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam pemilihan.
"Dalam demokrasi, sah-sah saja untuk maju. Tidak ada larangan selama memenuhi syarat yang telah ditentukan," ujar Marsal.
Ketua Panitia Konferprov PWI Bengkulu, Dedi Hardiansyah Putra, menyatakan bahwa Doni Aftarizal tercatat sebagai bakal calon pertama yang mengambil formulir. Pengambilan formulir masih dibuka hingga 7 Juli 2026.
Adapun pengembalian formulir sekaligus pemilihan Ketua PWI Provinsi Bengkulu akan digelar pada 18 Juli 2026 di Sekretariat PWI Provinsi Bengkulu. Doni berharap konferensi nantinya berlangsung secara demokratis dan menjunjung tinggi etika organisasi.
"Saya berharap konferensi PWI Bengkulu menjadi ajang demokrasi yang sehat, bermartabat, dan mengedepankan persaudaraan. Siapa pun yang nantinya terpilih harus mendapat dukungan bersama untuk memajukan organisasi," harap Doni.