Disney+ Siapkan Layanan Streaming Gratis, Saingi YouTube dan Tubi

Penulis: Hendrizal Satria  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 22:57:31 WIB
Disney+ tengah mempertimbangkan layanan streaming gratis untuk memperluas jangkauan pengguna.

BENGKULU — Disney+ dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk membuka sebagian perpustakaannya secara gratis. Informasi ini diungkapkan langsung oleh Chief Product and Technology Officer Disney, Adam Smith, dalam sebuah town hall internal pada Kamis pekan lalu, sebagaimana dilaporkan oleh Business Insider.

Belum ada kepastian judul film atau serial apa saja yang akan masuk ke dalam tier gratis ini. Jadwal peluncurannya pun masih dalam tahap kajian internal.

Mengapa Disney+ Kini Melirik Model Gratis?

Keputusan ini didorong oleh perubahan perilaku konsumen yang mulai menjauh dari layanan streaming berbayar yang terus menaikkan harga. Alih-alih membayar, banyak pengguna beralih ke platform gratis berbasis iklan seperti YouTube dan Tubi.

Data Nielsen menunjukkan lonjakan signifikan konsumsi layanan streaming gratis di Amerika Serikat. Pada April 2026, platform gratis menguasai 18,7% dari total waktu menonton televisi di AS. Angka ini naik dari 16,8% pada April 2025 dan 12,7% pada April 2024.

Bersaing dengan Netflix dan Apple TV+

Dengan menghadirkan konten gratis, Disney+ bisa menciptakan diferensiasi di tengah persaingan ketat dengan raksasa streaming seperti Netflix dan Amazon Prime. Strategi ini sebenarnya sudah diterapkan oleh kompetitor lain.

Apple TV+ dan Paramount+, misalnya, sudah lebih dulu membuka akses beberapa episode perdana secara gratis bagi non-subscriber. Langkah serupa dari Disney+ bisa menjadi pintu masuk untuk menarik pengguna baru yang kemudian berpotensi beralih ke paket berbayar.

Dampak untuk Konsumen Indonesia

Meskipun kabar ini masih sebatas wacana internal di level global, dampaknya bisa terasa di Indonesia. Pasar streaming Tanah Air juga mulai jenuh dengan kenaikan harga langganan dan fragmentasi konten di berbagai platform.

Jika Disney+ benar-benar meluncurkan layanan gratis, pengguna di Indonesia bisa menikmati konten Disney, Pixar, Marvel, atau Star Wars tertentu tanpa perlu merogoh kocek. Model ini juga bisa menjadi alternatif bagi mereka yang selama ini enggan berlangganan karena harga.

Yang jelas, perang streaming kini tidak lagi hanya soal siapa yang punya konten terbanyak, tapi juga siapa yang paling fleksibel dalam menjangkau kantong konsumen.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top