BENGKULU — Astra Motor Bengkulu memanfaatkan momentum MPLS untuk menanamkan budaya berkendara aman sejak dini. Kali ini, giliran siswa baru MAN 1 Kota Bengkulu yang menjadi sasaran edukasi safety riding pada Senin (13/7/2026).
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bengkulu, Noval Yunaidi, secara langsung memberikan materi tentang perilaku berkendara yang aman dan beretika. Ia menyebut sebagian besar kecelakaan lalu lintas terjadi akibat pengendara yang tidak disiplin menerapkan aturan keselamatan.
Dalam sesi tersebut, Noval memaparkan sejumlah pelanggaran yang masih sering ditemukan di jalan raya Bengkulu. Mulai dari tidak memakai helm, tidak membawa SIM dan STNK, berkendara dengan kecepatan tinggi, melawan arus, hingga rendahnya etika berkendara.
"Ada beberapa perilaku berkendara yang menjadi penyebab kecelakaan. Karena itu penting untuk menjaga jarak aman, selalu memperhatikan kondisi lalu lintas di depan, dan memastikan seluruh perlengkapan berkendara lengkap sebelum digunakan," ujar Noval di hadapan para siswa.
Astra Motor Bengkulu tidak hanya menyoroti penyebab kecelakaan, tetapi juga memberikan tips konkret. Para pelajar diingatkan untuk memastikan kondisi tubuh sehat dan emosi stabil sebelum naik motor, membawa dokumen kendaraan lengkap, serta memeriksa kondisi sepeda motor terlebih dahulu.
Kebiasaan ngebut dan tidak mengenakan perlengkapan keselamatan menjadi dua hal yang paling ditekankan untuk dihindari. Antusiasme siswa terlihat dari sesi tanya jawab yang berlangsung aktif sepanjang acara.
"Melalui edukasi safety riding ini, kami berharap kesadaran para pelajar terhadap pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi pengendara yang tertib, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan di jalan raya," tutup Noval.
Tak hanya soal berkendara, kegiatan MPLS ini juga diisi penyuluhan dari Polresta Bengkulu. Kasubnit Bintibsos Polresta Bengkulu, Ipda Supardi, mengajak siswa baru MAN 1 Kota Bengkulu untuk menjauhi berbagai bentuk perilaku menyimpang yang bisa merugikan masa depan mereka.
Kolaborasi antara Astra Motor Bengkulu dan kepolisian ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya tertib berlalu lintas, tetapi juga memiliki karakter positif di luar jalan raya.