Pemprov Bengkulu Dapat Tambahan Kuota Biosolar 1.588 Kilo Liter, Stok BBM Dipastikan Aman hingga Akhir Tahun

Penulis: Syahrul Karim  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 16:26:01 WIB
Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan ketersediaan Biosolar aman hingga akhir tahun setelah mendapat tambahan kuota 1.588 kilo liter dari BPH Migas.

BENGKULU — Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan ketersediaan BBM bersubsidi jenis Biosolar aman hingga akhir tahun setelah mendapatkan tambahan kuota dari BPH Migas. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana, menyatakan tambahan sebesar 1.588 KL tersebut merupakan hasil evaluasi kebutuhan riil di lapangan bersama pemerintah pusat.

"Alhamdulillah, Bengkulu mendapatkan tambahan kuota Biosolar sebesar 1.588 kilo liter. Penambahan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kekurangan pasokan, mengingat konsumsi Bio Solar di Bengkulu cukup tinggi," ujar Rico Yulyana, Rabu (15/7).

Konsumsi Harian 344 KL, Tambahan Jadi Penyelamat Distribusi

Rico menjelaskan rata-rata konsumsi Biosolar di Provinsi Bengkulu saat ini mencapai sekitar 344 kilo liter per hari. Dengan angka tersebut, tambahan kuota dinilai krusial untuk menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap memperoleh BBM bersubsidi sesuai ketentuan.

"Penambahan kuota ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan Biosolar hingga akhir tahun sehingga aktivitas masyarakat maupun sektor usaha yang menggunakan BBM bersubsidi tidak terganggu," tambahnya.

Koordinasi dengan Pertamina Diperkuat, Antrean Panjang Dihindari

Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga dan seluruh pemangku kepentingan agar penyaluran BBM, khususnya Biosolar, berjalan lancar dan tepat sasaran di seluruh kabupaten dan kota. Distribusi akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah untuk mencegah ketimpangan pasokan atau antrean panjang di SPBU.

Imbauan Bijak dan Pengawasan Diperketat

Selain memastikan distribusi optimal, pemerintah juga mengimbau masyarakat menggunakan BBM bersubsidi secara bijak dan sesuai peruntukannya. Pengawasan terhadap penyaluran akan diperketat guna mencegah penyalahgunaan maupun penyelewengan distribusi.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM bersubsidi sesuai aturan. Pengawasan akan terus dilakukan agar kuota yang tersedia benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak," tutup Rico.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: betv.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top