KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 106 Penumpang Dievakuasi ke Lembar dan Padangbai

Penulis: Hendrizal Satria  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:15:31 WIB
Seluruh 106 penumpang KMP Putri Yasmin berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Lembar dan Padangbai setelah kapal terbakar di Selat Lombok.

MATARAM — Seluruh penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Kapal SAR, unsur TNI AL, dan KMP Port Link yang melintas di lokasi kejadian bahu-membahu mengangkut 106 orang dari kapal yang dilalap api pada Rabu (dini hari) sekitar pukul 04.15 WITA.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyatakan operasi penyelamatan berlangsung cepat setelah laporan darurat diterima pada pukul 04.39 WITA. "Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian," ujarnya, Rabu.

Penyebaran Penumpang ke Dua Pelabuhan

Para penumpang yang selamat terbagi dalam tiga kelompok evakuasi. Sebanyak 30 orang dibawa KMP Port Link menuju Pelabuhan Padangbai, Bali. Sementara 59 orang lainnya dievakuasi menggunakan KN SAR Arjuna 220 ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, dan 17 orang sisanya diangkut kapal milik TNI AL menuju Lembar.

"Para penumpang yang selamat ada di evakuasi ke Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar," terang Hariyadi.

Sinergi SAR, TNI AL, dan Nelayan dalam Evakuasi

Operasi penyelamatan tidak hanya melibatkan jalur laut. Kantor SAR Mataram berkolaborasi dengan Kantor SAR Denpasar yang menerjunkan kapal utama KN SAR Arjuna, serta mengerahkan helikopter dari SGi Air Bali untuk melakukan pantauan dari udara.

Di lapangan, evakuasi turut melibatkan KAL Lembar dari TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht yang kebetulan melintas, hingga masyarakat nelayan setempat. "Ya, kami masih fokus melakukan evakuasi sementara," kata Hariyadi.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan prosedur keselamatan di jalur penyeberangan padat Selat Lombok yang menghubungkan Pulau Lombok dan Pulau Bali.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: bengkulu.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top