Pencarian

Bio Farma Group Kerahkan 3.000 Vaksin dan Perlengkapan Medis untuk Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 • 11:13:31 WIB
Bio Farma Group Kerahkan 3.000 Vaksin dan Perlengkapan Medis untuk Korban Gempa NTT
Bio Farma Group mengirimkan 3.000 dosis vaksin Td serta perlengkapan medis untuk korban gempa NTT.

BENGKULU — Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 memicu respons cepat dari Bio Farma Group. Tidak sekadar menyalurkan bantuan simbolis, holding BUMN farmasi ini mengerahkan seluruh kapabilitas kesehatan yang dimiliki—mulai dari produk vaksin, obat-obatan, hingga logistik—untuk menjangkau warga terdampak dan lokasi pengungsian.

Penyaluran bantuan dilakukan bertahap sejak 17 Agustus 2026 dan masih berlangsung hingga kini. Fokus utama adalah memastikan kebutuhan kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa tanggap darurat.

3.000 Vaksin Td dan Perlengkapan Kesehatan Dikirim

Salah satu dukungan utama yang disalurkan adalah 3.000 dosis Vaksin Tetanus Difteri (Td). Vaksin ini digunakan untuk melindungi relawan dan masyarakat terdampak dari risiko infeksi, sesuai dengan ketentuan pelayanan kesehatan yang berlaku.

Selain vaksin, Bio Farma Group juga mengirimkan obat-obatan, vitamin, alat kesehatan, dan perlengkapan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). Bantuan logistik lain seperti hygiene kit, selimut, makanan-minuman, susu, hingga popok bayi turut dikirim untuk memenuhi kebutuhan harian para pengungsi.

Koordinasi Lintas Instansi untuk Penyaluran Tepat Sasaran

Agar bantuan sampai ke tangan yang tepat, Bio Farma Group berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Mulai dari Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan daerah NTT, TNI Angkatan Udara, Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), BNPB, hingga BPBD Provinsi NTT.

Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan setiap bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan yang teridentifikasi di lapangan. Dengan begitu, bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak secara lebih efektif dan efisien.

Sinergi Tiga Entitas dalam Satu Komando

Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Shadiq Akasya, menegaskan bahwa respons bencana ini bukan gerakan yang berjalan sendiri-sendiri. Bio Farma, Kimia Farma Group, dan Indofarma bergerak sebagai satu kesatuan dengan kapabilitas yang saling melengkapi.

"Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat menjadi fokus respons kami. Bio Farma Group bergerak sebagai satu kesatuan dengan mengintegrasikan kapabilitas Bio Farma, Kimia Farma Group, dan Indofarma serta berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait," ujar Shadiq.

Ia menambahkan, kekuatan holding ini terletak pada kemampuan antarentitas yang saling mengisi—dari produk biologi dan vaksin, produk farmasi dan layanan kesehatan, hingga distribusi dan sumber daya pendukung kesehatan lainnya. Semua digerakkan secara terkoordinasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Bagi Bio Farma Group, kinerja perusahaan tidak hanya diukur dari capaian bisnis. Kemampuan mengoptimalkan kompetensi inti untuk menghadirkan nilai sosial, terutama saat masyarakat menghadapi kondisi darurat, menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk bergerak dari kinerja menuju dampak nyata.

Melalui sinergi ini, Bio Farma Group berkomitmen terus mendukung pemerintah dalam penanganan dan pemulihan pascabencana di NTT. Langkah ini sekaligus menegaskan peran holding sebagai bagian dari ekosistem Danantara dalam memperkuat ketahanan kesehatan nasional.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tugubandung.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks